Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Jelang Pilkades Serentak dan Pilkada, Kapolres Belu Imbau Netizen
Pilkada

Jelang Pilkades Serentak dan Pilkada, Kapolres Belu Imbau Netizen

By Redaksi1 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing. (Foto: Marcel/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua,Vox NTT-Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di 33 desa di Kabupaten Belu, Oktober 2019 dan Pemilihan Bupati Belu dan Malaka yang tahapannya dimulai September 2019, netizen diimbau agar bijak dalam menggunakan media sosial.

Imbauan itu disampaikan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing  saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/07/2019).

Kapolres Tobing menegaskan, masyarakat boleh saja memberikan dukungan kepada figur yang dijagokan, namun perlu ikut bertanggung jawab untuk menciptakan situasi yang nyaman, tenang dan aman demi menjaga hubungan dengan sesama.

“Walaupun berbeda pilihan dan pendapat atau pandangan politik, masyarakat tetap harus menjaga situasi dengan tidak menulis postingan pada medsos yang berbau sara, atau ejekan dan hasutan yang menjelekan satu dengan yang lainnya,” imbau Kapolres Tobing.

Ia menjelaskan, masyarakat baik yang ada di Belu maupun Malaka masih bersaudara, sehingga jangan sampai persaudaraan dirusaki dengan cara bermedia sosial yang tidak bertanggung jawab.

“Masyarakat perlu arif dan bijaksana, serta cerdas dalam menggunakan media sosial. Sehingga, tidak menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” tegas Tobing.

Ditegaskannya, saat ini tim dari Polres Belu terus melakukan patroli cyber. Apabila didapati postingan yang bermuatan ujaran kebencian atau isu perpecahan, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas.

Disampaikan, siapapun yang terpilih, baik kepala desa maupun kepala daerah nanti, akan menjadi pemimpin bersama dan bekerja untuk kepentingan semua masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta untuk menggunakan hak politiknya dengan baik dan cerdas dalam menggunakana media sosial agar tidak terjerumus dalam perbuatan yang melanggar hukum.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni J

Belu Christian Tobing
Previous ArticleSoal Relokasi Penduduk Pulau Komodo, Wagub NTT: Tidak Ada Pemaksaan
Next Article Komunitas Labuan Bajo Berkebun Berbagi Hasil Panen

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.