Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Santri Nurul Mustafa Ende Gelar Deklarasi Kebangsaan
Regional NTT

Santri Nurul Mustafa Ende Gelar Deklarasi Kebangsaan

By Redaksi16 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Santri di Pondok Pesantren Nurul Mustafa melakukan deklarasi kebangsaan jelang HUT RI ke-74 (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Puluhan Santri di Pondok Pesantren Nurul Mustafa di Jalan Imam Bonjol RT 02, RW 07, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, NTT berkomitmen bersatu menjaga nilai-nilai pada pilar kebangsaan. 

Komitmen anak-anak santri ini dilakukan melalui deklarasi kebangsaan yang digelar pada Jumat (16/08/2019).

Adapun tiga poin dalam deklarasi tersebut yakni menolak segala bentuk provokasi oleh pihak tertentu yang dapat memecah bela persatuan bangsa.

Kemudian menolak berita-berita bohong dan ujaran kebencian (hate speech) yang merusak tatanan kehidupan warga. Serta, mendukung penegak hukum untuk menegakkan supremasi hukum sesuai aturan perundang-undangan.

Dengan beberapa poin tersebut diatas maka anak-anak di bawah asuhan Ustad Alifuddin menyatakan sikap untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, mereka berkomitmen untuk tetap mengedepankan nilai-nilai pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan menjaga NKRI serta tunduk pada UUD 1945.

Ustad Alifuddin usai itu menyatakan, dalam rangka HUT RI ke-74 dan persiapan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih diharapkan bangsa Indonesia kembali pada suasana yang sejuk, damai dan persaudaraan antar sesama.

Menurut dia, tidak ada lagi slogan di kalangan masyarakat Indonesia dan NTT, serta Ende khususnya bahwa adanya kubu-kubuan akibat dari pemilu kali lalu.

“Sebagai Ustad muda, sebagai tokoh muda dan sebagai putra daerah saya sampaikan bahwa hari ini tidak ada lagi 01 dan 02 tetapi 03 yakni persatuan bangsa Indonesia. Untuk itu, mari kita kembali menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjaga Ende sebagai rahim kota Pancasila dan menjaga NTT secara bersama-sama,” tegas Ustad Alifuddin kepada wartawan di Pondok Pesantren Nurul Mustafa Ende.

Ia kembali menegaskan, saat ini sudah seharusnya warga Indonesia secara bersama-sama dan bahu membahu membangun bangsa ke arah yang lebih baik.

Hanya bermodalkan satu pikiran dan satu hati maka bangsa ini akan lebih maju bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous Article9 Bulan Rusak, Bupati Matim Tabur Bunga di Dermaga Borong
Next Article Bea Cukai Atambua Gagalkan Penyelundupan 1.200 Karung Pakaian Bekas

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.