Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tolak PIN Emas DPRD, Pengamat: PSI Telah Memberikan Pembelajaran Politik yang Baik
NTT NEWS

Tolak PIN Emas DPRD, Pengamat: PSI Telah Memberikan Pembelajaran Politik yang Baik

By Redaksi23 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang (Foto: Ist).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang mengapresiasi langkah PSI NTT yang menolak pengadaan PIN DPRD NTTT dari emas.

Atang yang dihubungi media ini mengatakan, penolakan PSI untuk PIN emas DPRD telah memberikan pembelajaran politik yang baik

“Saya sependapat dengan sikap yang diambil oleh PSI yang menolak PIN dari emas. PSI telah memberikan pembelajaran politik yang baik. Dan sikap ini mesti juga diikuti oleh partai politik yang lain,” kata Atang saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat  (23/08/2019).

PSI NTT Tolak PIN DPRD Dari Emas, Ini Alasannya

Menurutnya, PSI telah melakukan koreksi terhadap perlakuan yang berlebihan kepada wakil rakyat yang semestinya harus berbuat untuk rakyat.

“Di sini PSI mau mengatakan bahwa sebuah jabatan tidak identik dengan simbol kemewahan, sementara pada saat yang sama rakyat butuh perhatian serius dari negara,” tegasnya.

Oleh karena itu kata dia, pesan moral politik dari ketua PSI NTT, Christian Widodo perlu diberi apresiasi. 

“Semoga pandangan ini dapat diperhatikan oleh pemerintah dan kalaupun  tdk diperhatikan paling tdk sudah diingatkan,” tuturnya.

Dia juga mengatakan bahwa sikap PSI bisa saja dianggap sebagai sikap yang tidak populer karena melawan arus, tetapi menurut dia harus didukung sebagai koreksi penting untuk DPRD.

“Boleh jadi sikap PSI ini sebagai sebuah tindakan yang dianggap tidak populer dan lawan arus dalam pandangan politik, ” tambahnya.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor:  Boni Jehadin

Ahmad Atang Chris Widodo Kota Kupang PSI NTT
Previous ArticlePSI NTT Tolak PIN DPRD Dari Emas, Ini Alasannya
Next Article Tiga Anak Calon Penerima Komuni di Nagekeo Diusir dari Gereja

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.