Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Penataan Lampu Lima Ende, Kadis Frans: Monumen Pancasila yang Ditonjolkan Bukan Tempat Foto
NTT NEWS

Penataan Lampu Lima Ende, Kadis Frans: Monumen Pancasila yang Ditonjolkan Bukan Tempat Foto

By Redaksi28 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ini model desain Monumen Pancasila di Kawasan Monumen Pancasila Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende, Ir. Fransiskus Lewang menegaskan, penataan ruang terbuka hijau di Kawasan Lampu Lima, Kelurahan Mautapaga, Ende akan ditonjolkan Monumen Pancasila. Bukan sebaliknya, tempat spot foto yang diutamakan.

Hal ini ditegaskan Frans atas rumor yang beredar dikalangan masyarakat Kabupaten Ende.

“Itu judulnya, bukan tempat spot foto. Jadi yang akan dibangun itu adalah renovasi Monumen Pancasila dan membangun kolam air mancur,” ujar Frans kepada VoxNtt.com di Kantor Dinas PUPR pada Rabu (28/08/2019) siang.

“Ia, sekali lagi bukan tempat spot foto yang ditonjolkan tapi Monumen Pancasila yang diutamakan,” sambung dia.

Ia menjelaskan, pembangunan tempat selfie akan disesuaikan selama proses pengerjaan. Jika dibangun maka tempat tersebut pada prinsipnya tidak lebih berperan dari Monumen Pancasila.

Frans berkata, tempat swafoto tersebut bisa dibangun, bisa juga tidak. Sebab dalam item pekerjaan yang kini sedang berlangsung ialah merenovasi Monumen Pancasila dan membangun kolam air mancur.

“Kalau dibangun, mungkin tidak terlalu tinggi. Atau kalau memang benar-benar menghalangi (Monumen Pancasila, red) bisa dimungkinkan ditiadakan,” ucap dia.

Sementara rencana terkait beberapa item pekerjaan yang dihapuskan, Frans tidak menyebutkan. Ia menerangkan hal itu akan disesuaikan selama proses pengerjaan.

“Ia, tidak berubah secara total. Masih sesuai dengan desain awal. Kalau ada perubahan nanti akan kita lihat dilapangan,” katanya.

Untuk diketahui, penataan ruang terbuka hijau tersebut merupakan program pemerintah dengan tagline membangun desa menata kota.

Pemerintah telah menganggarkan Rp 4,2 Miliar yang kini sedang dibangun oleh CV Dua Gemilang-Kupang.

Ada dua item yang pasti dikerjakan ialah penataan taman Monumen Pancasila dan membangun kolam air mancur.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Monumen Pancasila
Previous ArticleMiguel, Pejuang NKRI di Timor Leste yang Hidup di Gubuk Reyot dan Tak Punya Tanah
Next Article Aksi Brutal, Belasan Pemuda di Ende Diringkus Polisi

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.