Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»GMNI dan PMII Manggarai Gelar Aksi Terkait Polemik di Papua
MAHASISWA

GMNI dan PMII Manggarai Gelar Aksi Terkait Polemik di Papua

By Redaksi5 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua GMNI Manggarai Rikardus Joman saat berorasi di depan Polres Manggarai, Kamis (05/09/2019) (Foto: Peppy Kurniawan/ Vox NT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Manggarai menggelar aksi damai terkait polemik di Papua.

Aksi tersebut dilakukan di Kantor DPRD Manggarai dan Polres setempat, Kamis (05/09/2019).

Dalam orasinya, Ketua GMNI Manggarai Rikardus Joman menolak keras adanya upaya adu domba dan provokasi dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di balik polemik di Papua dan Papua Barat.

Ia menilai isu rasisme kepada masyarakat Papua dan Papua Barat berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

GMNI dan PMII Manggarai kata Joman, juga meminta kepada seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat untuk tidak memisahkan diri dari wilayah NKRI.

Sebab, daerah itu adalah bagian integral yang tidak terpisahkan dari NKRI.

Terpantau, di depan kantor DPRD Manggarai, massa aksi kembali menyerukan dan mendesak seluruh anggota dewan agar ikut mengajak seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat, untuk tidak memisahkan diri dari wilayah NKRI.

Selain itu mereka juga mendesak Kapolri melalui Kapolres Manggarai untuk segera mengamankan dan mengembalikan situasi di Papua dan Papua Barat agar segera kembali kondusif.

“Mengimbau kepada seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa,” kata Joman saat menyampaikan peryataan sikap massa aksi.

Saat bersamaan, Ketua PMII Manggarai Safrudin Ruslan menjelaskan, NKRI merupakan buah dari darah dan air mata para pendiri bangsa.

Berkat keinginan luhur mereka, Negara Indonesia kini bisa berdiri hingga tahun yang ke-74.

Dalam waktu yang terhitung dewasa itu pun, kata Safrudin, Indonesia masih saja dihadapkan dengan berbagai polemik yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa.

“Baru-baru ini, kita kembali dihadapkan dengan masalah yang berujung pada tindakan anarkisme dan desakan Papua merdeka oleh masyarakat Papua dan Papua Barat. Hal ini tentu sangat meresahkan masyarakat Indonesia pada umumnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, keinginan masyarakat Papua untuk memisahkan diri dari NKRI tentu bukan tanpa alasan.

Menurut dia, minimnya pembangunan di tanah Papua dan perlakuan rasial yang sering mereka dapatkan, menjadi dasar dari keinginan pemisahan tersebut.

“Tentu kita semua tidak menginginkan jika Papua akan memisahkan diri dari NKRI. Maka, kepedulian dari semua elemen anak bangsa menjadi sebuah keharusan dalam meleraikan segala persoalan di negara kita tercinta ini. Masalah Papua adalah masalah kita bersama,” pungkas Safrudin.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

GMNI GMNI Manggarai Manggarai PMII PMII Manggarai
Previous ArticleAndre Garu Maju di Pilkada Mabar, Ini Program Prioritasnya
Next Article Kepala SMPN 1 Kuwus Barat Bantah Laporan Dedimus di Polres Mabar

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.