Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Gelar KSN 2019, PMKRI Soroti Persoalan HAM dan Ekologi
MAHASISWA

Gelar KSN 2019, PMKRI Soroti Persoalan HAM dan Ekologi

By Redaksi18 September 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Seminar Nasional, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Aquinas, di Kupang, Rabu 18 September 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT –  Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Aquinas menggelar Koferensi Studi Nasional (KSN) di Kota Kupang, NTT.

Kegiatan itu berlangsung selama 5 hari terhitung sejak tanggal 17 sampai 21 September 2019.

Salah satu agenda studi  nasional PMKRI se-Indonesia itu diawali dengan seminar nasional.

Seminar yang dihadiri oleh ribuan peserta dari mahasiswa di Kota Kupang, organisasi kepemudaan, dan tokoh lintas agama itu berlangsung di Aula Mileenium Ballroom, Kota Kupang, Rabu (18/09/2019).

Seminar itu mengusung tema “Pembangunan Berkelanjutan dalam Memperkokoh Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”

Ketua Presidium PP PMKRI Juventus Prima Yoris Kago mengatakan, acara tersebut digelar sebagai respon PMKRI terhadap situasi nasional.

“Sebagai organisasi pergerakan, kami PMKRI menyadari bahwa perlu melakukan refleksi kritis untuk memberikan sumbangan gagasan demi kemajuan nusa dan bangsa,” Kata Juventus.

PMKRI dalam agenda nasional kata dia, menyoroti tiga persoalan yang menjadi konsen pergerakan dan refleksi kritis.

Ketiga itu yakni, persoalan HAM, ekologi, dan persatuan Indonesia.

Dari ketiga isu penting yang menjadi fokus pergerakan dan perjuangan PMKRI, ungkap Juventus, maka KSN kali ini berkosentrasi pada dua isu dan yang harus dipercahkan bersama yakni,  ekologi dan HAM.

“Kita lihat berbagai problem bangsa yang terjadi hari ini seperti, kebakaran hutan yang dari tahun ke tahun semakin tidak terkontrol, kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia yang belum diselesaikan secara serius, maka kami perlu mempertegasnya agar kita tidak menjadi bangsa pelupa,” jelas Mantan Ketua PMKRI Cabang Kupang itu.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PMKRI yang telah mengambil Kota Kupang sebagai konsensus studi nasional PMKRI kali ini.

“Mewakili Pemerintah Provinsi NTT kami ucapkan selamat datang bagi seluruh delegasi PMKRI. Selamat datang di Kota Kupang, Kota Kasih dan Nusa Tinggi Toleransi,” ungkap Nae Soi.

Menurutnya, tema yang diangkat oleh PMKRI Pada KSN kali ini sangat tepat dengan situasi bangsa dan Negara.

Di tengah situasi bangsa saat ini tegas dia, PMKRI telah melakukan terobosan dengan melakukan refleksi kritis dengan berbagai kajian dari segala bidang keilmuannya.

“sebagai mahasiswa, ini (KSN) adalah hal baik, karena kita perlu memberikan respon gagasan untuk memajukan nusa dan bangsa,” tegas alumni PMKRI itu.

Di NTT lanjut dia, pemerintah sedang berupaya menekan angka kasus pelanggaran HAM dan persoalan lainnya yang juga sejalan dengan apa yang menjadi konsen pergerakan PMKRI.

“Pemerintah Provinsi NTT juga butuh pemikiran dan gagasan para pemuda untuk berkolaborasi tentunya untuk tujuan baik demi yang kita impikan yaki bonum commune,” tutup Nae Soi.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

 

Kota Kupang PMKRI
Previous ArticleKPK Tetapkan Menpora Sebagai Tersangka
Next Article Wagub NTT Minta PMKRI Jangan Takut Kritik Terhadap Pemerintah

Related Posts

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.