Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Dibacok dengan Kelewang, Hendrikus Luka Besar di Dahi
HUKUM DAN KEAMANAN

Dibacok dengan Kelewang, Hendrikus Luka Besar di Dahi

By Redaksi25 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban Hendrikus Ani masih tergeletak bersimbah darah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Naas menimpa Hendrikus Ani, warga asal Dusun Oenaek, Desa Oenaek, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Senin (23/09/2019).

Kakek berusia 80 tahun itu diduga dibacok dengan menggunakan kelewang oleh Kanisius Molo (37), warga asal Dusun Lonaus A, Desa Nauke Kusa, Kecamatan Laenmanen.

Saksi Agustinus Fouk (36), Uly Molo (36) dan Uly Mako mengaku, kejadian tindakan pidana berat ini terjadi sekitar pukul 16.30 Wita.

Agustinus menjelaskan, awalnya ia bersama dua saksi lainnya mendengar teriakan beberapa orang bahwa korban Hendrikus masih tergeletak.

Ia kemudian ke luar rumah dan mendapati korban Hendrikus tergeletak di tengah jalan raya dalam keadaan bersimbah darah. Warga pun mulai berdatangan.

Tak lama kemudian, Agustinus pun langsung mendatangi Mapolsek Laenmanen untuk melaporkan kejadian pembacokan tersebut.

Kapolsek Laenmanen Ipda Benediktus Bau bersama anggota kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Di TKP, Kapolsek Benediktus bersama anggota langsung mengidentifikasi korban.

Beberapa petugas medis dari Puskesmas Uabau yang ikut dengan tim Kapolsek Benediktus juga memberikan tindakan medis terhadap korban.

Luka-luka yang terbuka di dahi korban ditutup memakai kain. Darah segar yang keluar dari luka juga dibersihkan.

Setelah mendapat pertolongan pertama, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Mgr Gabriel Manek, SVD Atambua.

Kapolsek Benediktus bersama anggota juga langsung bertindak cepat dengan mengembangkan semua informasi yang diperoleh dari masyarakat seputar kasus tersebut.

Sekira pukul 02.00 Wita dini hari, Selasa (24/09/2019), pelaku Kanisius Molo berhasil diciduk di kediamannya di Dusun Lonaus A, Desa Nauke Kusa.

Sekira pukul 04.00 Wita, pelaku dititipkan di Markas Polres Belu.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui motif pelaku membacok korban.

Penulis: Frido Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka
Previous ArticleSensus Penduduk 2020, BPS Gandeng Disdukcapil Ende
Next Article Lomba Pesparani Tingkat Kota Kupang Berlangsung Empat Hari

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.