Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Kisah Purnama: Pemuda “Gila” yang Bersahabat dengan Kaum Disabilitas di Matim
Feature

Kisah Purnama: Pemuda “Gila” yang Bersahabat dengan Kaum Disabilitas di Matim

By Redaksi25 September 20194 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Lebih dari sekali VoxNtt.com, merekam perjalanan Pankrasius Purnama selama di Manggarai Timur (Matim), Flores-NTT.

Pemuda ini sangat “gila”. Naik gunung turun gunung untuk mengunjungi para penyandang disabilitas di kabupaten itu.

Desa Rana Kolong, Tanah Rata, Tanggo, Poco Ranaka, Lamba Leda ia lalui.

Dalam setiap kunjungan itu, pemuda “gila” ini bukanlah pemodal yang menebarkan rupiah melainkan memberikan kasih, penguatan bagi penyandang disabilitas dan keluarga. Dia memberi dirinya dengan segala keterbatasan hidup.

Bahkan Purnama harus meminjam kendaraan roda dua dari para sahabatnya. Tujuannya hanya satu, “merekam” kisah yang dialami oleh para penyandang disabilitas.

“Setiap kali kunjungan saya selalu bilang kepada keluarga mereka (kaum disabilitas) saya tidak janji untuk membantu tetapi saya akan membantu sebisa mungkin semoga Tuhan bisa membantu,” ucap Purnama kepada VoxNtt.com, Sabtu (21/09/2019).

Pemuda “gila” ini tidak peduli apa kata orang. Ia melihat para penyandang disabilitas adalah ciptaan yang serupa dan segambar dengan sang Allah yang harus diperjuangkan. Sprit itulah yang mendorongnya untuk membangun persahabatan dengan mereka yang berkebutuhan khusus.

Pankrasius Purnama saat mengunjungi salah satu penyandang disabilitas di Matim

Ia tak ingin menceritakan apa yang dilakukan itu kepada orang lain, apalagi mempublikasikannya melalui media massa.

Namun beberapa kali VoxNtt.com menganjaknya untuk diwawancarai hingga akhirya pemuda “gila” ini bersedia dan menceritakan semua kisahnya.

Purnama lahir dari sebuah keluarga yang sangat sederhana di Sarong, Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, 11 Mei 1990 silam. Sejak tahun 2003 dia pindah di Borong, Kabupaten Manggarai Timur mengikuti tantanya.

Di suatu kesempatan pun VoxNtt.com pernah mengunjungi rumahnya beberapa waktu lalu. Rumah itu letaknya cukup jauh dari jalan Trans-Flores, namun sejuk nan indah.

Berawal dari Delon

Niat baik pemuda “gila” ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2018 lalu. Namun kala itu, banyak kesibukan sehingga belum sempat mengunjungi para sahabat yang menyandang disabilitas.

“Sejak tahun lalu saya mulai terpanggil untuk berjalan dan mngujungi saudara-saudara yang berkebutuhan khusus, namun tahun lalu itu waktunya belum tepat karena ada berbagai macam hal yang harus lakukan,” ujarnya.

Kendati demikian Purnama tetap berjuang dan berusaha untuk para sahabatnya itu. Ia tak pernah berhenti. Semuanya belum terlambat.

Pankrasius Purnama saat mendorong roda salah seorang penyandang disabilitas

Bulan Mei 2019 lalu, adalah awal dari pria 30 tahun itu untuk memulai berkarya dengan misi melayani sesama.

“Awalnya saya dengan salah satu teman namanya kakak Hendrik Gabu, merasa prihatin dengan salah satu saudara yang cacat namanya Delon di pasar Borong. Waktu itu pun saya merasa ibah dengan bocah itu, kemudian saya dengan salah satu teman wartawan untuk bersilahturami sekaligus mencoba untuk membantu yang kami bisa,” tuturnya.

Rupanya Purnama tidak tahan melihat kondisi Delon. Saat itu hatinya pun mulai tergerak untuk membantu bocah itu.

Dengan segala keterbatasan dia pun berusaha agar Delon mendapatkan kursi roda. Beberapa hari kemudian ia ditelepon oleh seseorang dari Manggarai Barat. Orang itu adalah sahabatnya. Pemilik LSM Ani’s Foundation.

“Puji Tuhan ketika mendengar kabar itu, beberapa hari kemudian tim Ani’s Foundation datang menghantarkan kursi roda untuk Delon. Saat itu saya berpikir dan percaya bahwa ada banyak saudara-saudara penyandang disabilitas yang perlu ditolong atau dibantu sesuai kebutuhan mereka,” kisahnya.

Sejak peristiwa itu, pria “gila” ini pun, banyak menerima telepon oleh orang-orang yang melaporkan anggota keluarga mereka yang disabilitas. Dengan ketulusan hati ia pun langsung mengunjungi dan memastikan apa yang dapat dibantu.

Seusai pulang dari kunjungan itu ia juga berusaha berkomunikasi dan mengetuk hati dari orang-orang yang memiliki rezeki lebih dalam hidup.

“Usaha saya waktu lalu membuahkan hasil, bahkan Bapak Sekda Matim dan Camat Borong menghantarkan sendiri Kursi Roda ke salah satu penyandang disabilitas di Waereca, kita jadinya sangat bngga atas kepedulian mereka,” imbuhnya.

Purnama mengaku saat ini total sementara penyandang disabilitas yang pernah kunjungi sebanyak 28 orang, beberapa di antaranya sudah mendapatkan kursi roda.

Selain aktif di kegiatan sosial ia juga aktif di OMK paroki Borong dan OMK Kevikepan.
Baginya kasih adalah dasar untuk melayani sesama.

“Bahwa kasih bukan apa yang kita bicarakan, tetapi kasih itu apa yang kita lakukan. Karena kasih itu aksi,” katanya.

Saat ini Purnama juga tengah belajar bersama Kelompok Kasih Insani yang peduki Orang dengan Gangguan Jiwa.

Di balik usaha itu pemuda ini juga bermimpi untuk merancang sebuah Forum Peduli Kaum Disabikitas Matim.

“Ini mimpi besar saya ke depan semoga bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak,” tukasnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Pankrius Purnama
Previous ArticleGarda Mutu Matim: Tidak Ada Pelangi di Jembatan Wae Musur
Next Article Proyek Jalan Senilai Rp 10 Miliar di TTU Mulai Dikerjakan

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.