Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Jalan Senilai Rp 10 Miliar di TTU Mulai Dikerjakan
Regional NTT

Proyek Jalan Senilai Rp 10 Miliar di TTU Mulai Dikerjakan

By Redaksi25 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yosefat Amos Pala selaku PPK proyek peningkatan ruas jalan dalam kota Kefamenanu saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerja Kadis PRKPP kabupaten TTU, Selasa, 24 September 2019 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Proyek peningkatan ruas jalan dalam Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang menghabiskan anggaran senilai Rp 10,4 miliar saat ini mulai dikerjakan.

Proyek jalan yang dikerjakan oleh PT Timor Indah Mandiri tersebut tersebar di-8 titik.

Itu di antaranya ruas jalan dari perempatan jalan El Tari hingga pertigaan jalan A. Yani Kelurahan Kefa Selatan, ruas jalan Neoflus-Sonaf Maslete Kelurahan Tubuhue, jalan masuk SMP Negeri 2 Kefamenanu, jalan Anggrek-Son Oel Kelurahan Benpasi, jalan cengkih Melurahan Kefa Tengah, jalan Palla Kelurahan Kefa Tengah, jalan Bibano-Tuamese, serta ruas jalan Aisaef-simpang Gajah Kelurahan Maubeli.

“Proyek ini dikerjakan selama 90 hari kalender terhitung tanggal 20 September hingga 18 Desember 2019,” jelas Yosefat Amos Pala selaku PPK proyek peningkatan ruas jalan dalam Kota Kefamenanu saat ditemui VoxNtt.com di Kantor Dinas PRKPP kabupaten TTU, Selasa (24/09/2019).

Yosefat berharap adanya peran aktif masyarakat dan awak media guna mengawasi jalannya pengerjaan proyek tersebut.

Hal itu dimaksudkan agar jalan yang dikerjakan oleh kontraktor dapat berkualitas baik, sehingga bisa membawa manfaat bagi masyarakat banyak.

“Saya selaku PPK membuka ruang bagi seluruh masyarakat terutama awak media untuk mengontrol proses pengerjaan, saya juga berharap kalau teman-teman media menemukan adanya kejanggalan atau kekeliruan dalam proses pengerjaan harap dikonfirmasi ke saya biar kita sama-sama turun mengecek untuk diperbaiki oleh kontraktor,” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleKisah Purnama: Pemuda “Gila” yang Bersahabat dengan Kaum Disabilitas di Matim
Next Article “Lautan” Sampah di Depan Kantor Bupati TTU Belum Dibersihkan

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.