Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Bangun Pariwisata Tak Hanya Butuh Waktu 5 Tahun
Ekbis

Bangun Pariwisata Tak Hanya Butuh Waktu 5 Tahun

By Redaksi30 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para peserta seminar dan sarasehan tentang akselerasi pengembangan destinasi pariwisata super prioritas Labua Bajo Flores di Hotel Revayah Ruteng, Senin (30/09)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Pelaksana harian (Plh) Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata (BOP) Labuan Bajo, Frans Teguh menyatakan, pembangunan dan pengembangan pariwisata tak hanya membutuhkan waktu 5 tahun.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan seminar dan sarasehan tentang akselerasi pembangunan destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo Flores, Senin (30/09/2019). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Revayah Ruteng Kabupaten Manggarai ini diselenggarakan oleh BOP Labuan Bajo Flores.

Menurut Frans, cita-cita pembangunan pariwisata di Labuan Bajo dan wilayah Flores bakal terwujud, jika ada sinergitas dari para pemangku kepentingan.

“Ini tantangan kita semua bisa mendengarkan rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan dan menjawab tantangan publik,” ujar Staf Ahli Menteri Pariwisata itu.

Ia menambahkan, pertumbuhan pariwisata perlu didukung dengan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebab, kedua sektor tersebut dinilai menjadi kebutuhan yang sangat mendasar bagi percepatan pembangunan kawasan pariwisata Labuan Bajo dan seluruh wilayah Flores.

“Memang pertumbuhannya harus didukung dengan infrastruktur. Ini yang sangat mendasar dan menjadi konsern pemerintah 5 tahun ke depan. Ada banyak isu, banyak agenda, banyak peer, termasuk infrastruktur, SDM, promosi, bagaimana konektivitasnya itu harus terbangun dengan segala mata rantainya,” tegas Frans.

Apalagi, kata dia, Presiden RI Joko Widodo dalam kunjungannya Juli 2019 lalu ke Labuan Bajo menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, serta penguatan kapasitas SDM dalam upaya percepatan pembangunan pariwisata, khususnya Labuan Bajo Flores.

Kedua aspek ini, baik infrastruktur maupun SDM tentu saja menjadi tantangan bagi BOP Labuan Bajo Flores.

Sebab, keduanya tidak dapat berjalan sendiri, tetapi butuh sinergitas dengan pemerintah daerah, para stakeholder pariwisata, serta masyarakat di seluruh wilayah koordinasi BOP Labuan Bajo Flores.

Sementara itu, Direktur Destinasi BOP Labuan Bajo Flores Herybertus G. L. Nabit menjelaskan, kegiatan seminar dan sarasehan tersebut menjadi sarana untuk memfasilitasi aspirasi, masukan, serta rekomendasi dari pemerintah daerah setempat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program BOP LBF untuk mendekatkan diri dan menyerap masukan dari segenap pemangku kepentingan berkaitan dengan pengembangan pariwisata di setiap kabupaten yang merupakan wilayah koordinasi BOPLBF,” jelas Hery.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

BOP Labuan Bajo Manggarai
Previous ArticleDi Setiap Destinasi Pariwisata Mesti Ada Bisnis Model
Next Article Cipayung Manggarai Sebut DPR ‘Pecundang Demokrasi’

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.