Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Meski Sudah Janji Perbaik, Ruas Puskesmas Kenda-Ting Masih Rusak Berat
Regional NTT

Meski Sudah Janji Perbaik, Ruas Puskesmas Kenda-Ting Masih Rusak Berat

By Redaksi1 Oktober 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kerusakan Lapen di pendakian Golo Sosot Desa Satar Ngkeling, ruas jalan Puskesmas Kenda-Ting. Foto diambil, Rabu, 28 September 2019
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Ruas jalan lapen Puskesmas Kenda-Ting, Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai hingga kini masih rusak parah.

Pedahal, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek jalan Dinas PUPR Manggarai Melki Muardi pernah berjanji akan memerintahkan kontraktor untuk memperbaiki Puskesmas Kenda-Ting.

Pantauan VoxNtt.com, Rabu, 28 September 2019, beberapa titik pada ruas jalan tersebut sudah rusak dan hanya menyisakan batu telford.

Kerusakan paling parah terjadi di pendakian Golo Sosot Desa Satar Ngkeling. Di titik ini aspal sudah rusak dan pecah-pecah.

Konstruksi batu kerikil yang direkat dengan semen aspal tampak sudah terkupas.

Bahkan, di tengah badan jalan tampak kerikil berserakan dan tentu saja mengancam keselamatan para pengendara sepeda motor.

Merespon hal itu, Anggota DPRD Manggarai Florianus Kampul menjelaskan, sesuai aturan jika proyek masih dalam masa pemeliharaan, maka maka kontraktor wajib memperbaikinya.

”Sesuai aturan jika masih masa pemeliharan, maka harus kontraktor harus perbaik,” ujar Flori saat ditemui VoxNtt.com di Kantor DPRD Manggarai, Selasa (01/10/2019).

Sebab itu, anggota DPRD dari Dapil Rahong Utara-Wae Ri’i itu mendesak Dinas PUPR Manggarai segera memerintahkan kontraktor untuk memperbaiki proyek lapen Puskesmas Kenda-Ting.

Menurut dia, kerusakan proyek jalan tersebut seharusnya menjadi catatan bagi Pemkab Manggarai untuk mengevaluasi kontraktor saat pelelangan.

“Saat pelelangan pemerintah harus menelisik terkait kesiapan dan armada yang dimiliki kontraktor, walaupun secara aturan dia layak untuk mengerjakan proyek, tetapi harus telisik lagi soal peralatan yang dia miliki,” tegas Flori.

Dikabarkan sebelumnya, Boni Sumar, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Wae Ri’i menyanyangkan kondisi lapen yang sudah rusak, namun tak kunjung diperbaiki kontraktor.

Padahal, kata dia, proyek Puskesmas Kenda-Ting tersebut baru dikerjakan pada tahun 2018 lalu.

“Coba lihat itu jalan Puskesmas Kenda-Ting, jalan itu sudah rusak. Pertanyaan saya kapan itu diperbaiki? Ini masih masa pemeliharaan, seharusnya pemerintah perintahkan kontraktornya untuk perbaiki,” ujar Boni saat berbincang-bincang dengan VoxNtt.com di Welong, Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Ri’i, Selasa (09/07/2019).

Ia mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai agar tak langsung menandatangani dokumen Final Hand Over (FHO) sebelum meninjau langsung ke lokasi proyek.

“Ini saya kira tidak hanya untuk proyek Lapen Puskesmas Kenda-Ting dan Poco- Ranggi, tetapi seluruh proyek di Manggarai. Masa pemeliharan harus digunakan dengan baik oleh kontraktor untuk melakukan perbaikan, jika ada kerusakan,” ujar Boni.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek jalan Dinas PUPR Manggarai Melki Muardi mengungkapkan, Lapen di Tiong Toko-Ting-Tuke-SMK Bangka Kenda itu dikerjakan oleh CV Surya Mas, dengan direktur utama Blasius Damur.

Kata Melki, total anggaran pada proyek Lapen tersebut sebesar Rp 844.622.000 dan mulai kerja pada 28 Juli 2018 lalu.

“Proyek Lapen ini masih dalam masa pemeliharaan. Masa pemeliharaan proyek itu sampai akhir Oktober 2019,” jelas dia kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Rabu (10/07/2019) sore.

Melki yang saat itu didampingi Kabid Bina Marga PUPR Manggarai  Renold Gurung mengaku, hampir setiap paket proyek sudah diperintahkan untuk melakukan perbaikan pada masa pemeliharaan ini.

Ia berjanji akan memerintahkan CV Surya Mas untuk segera melakukan perbaikan pada ruas Tiong Toko-Ting-Tuke-SMK Bangka Kenda itu.

“Itu hari dia (CV Surya Mas) sudah melakukan perbaikan di ruas itu, tapi mungkin rusak lagi,” kata Melki.

Penulis: Ardy Abba

Dinas PUPR Manggarai Kabupaten Manggarai
Previous ArticleKIP NTT: Kebijakan Publik Harus Transparan 
Next Article Alasan Pengusaha di Belu Tolak Kehadiran Alfamart

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.