Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»LPJ Sempat Ditolak, Anton Jelorong Lolos Cakades Lembur Matim
VOX DESA

LPJ Sempat Ditolak, Anton Jelorong Lolos Cakades Lembur Matim

By Redaksi5 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kades Lembur, Antonius Jelorong (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) mantan Kepala Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Anton Jelorong sempat ditolak.

Penolakan itu dikakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat saat Jelorong menyampaikan LPJ di Kantor Desa Lembur pada Jumat, 23 Agustus 2019 lalu.

Menurut Marten Pandang (41), seorang warga desa itu alasan penolakan diikarenakan laporan pertanggungjawaban dari Jelorong belum lengkap dan sangat diperlukan pemeriksaan kembali oleh Inspektorat Matim.

“Contohnya, biaya-biaya yang didanai oleh Dana Desa (DD), seperti kader kesehatan tidak dimuat laporan itu. Jalan Kalang Gurung ke Tiwu Nio juga mubazir. Bahkan tanaman, seperti, cengkih, kelapa jadi korban saat penggusuran,” jelas Marten kepada VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Selasa, 10 September 2019 lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Jelorong mengatakan, masyarakat dan BPD yang berteriak sesungguhnya tidak mengenal tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Ia beralasan LPJ sudah clear. Apalagi Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Matim sudah mengeluarkan rekomendasi agar dirinya kembali mencalonkan diri sebagai Kades Lembur.

“Memang mereka ingin mengganjal saya di bursa pencalonan. Itu misinya. Tetapi dari sisi LPJ, sudah saya sampaikan dan sudah clear dan saya layak menjadi bursa calon Kades Lembur,” ujarnya kepada VoxNtt.com, Selasa, 10 September 2019 lalu.

“Dan kalau pun mereka tolak LPJ, saya pikir sudah selesai,” tambahnya.

Walau sempat menuai polemik, Jelorong justru lolos sebagai calon kades pada kontestasi Pilkades Lembur.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, dirinya bakal bertarung dengan dua kandidat lainnya yakni, Stefanus Lalung dan Yohanes Baos.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Desa Lembur DPMD Matim Manggarai Timur Matim
Previous ArticleDeno- Madur Pecah Kongsi?
Next Article Yayasan Baitul Halim Beri Pelatihan Pengolahan Kacang Mete di Desa Siru

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.