Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Yayasan Baitul Halim Beri Pelatihan Pengolahan Kacang Mete di Desa Siru
VOX DESA

Yayasan Baitul Halim Beri Pelatihan Pengolahan Kacang Mete di Desa Siru

By Redaksi5 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yayasan Baitul Halim Beri Pelatihan Pengolahan Kacang Mete di Desa Siru
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Yayasan Baitul Halim Jakarta menyerahkan dana zakat untuk pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan pengolahan kacang mete di Pesantren Alam Tahfidzul Qur’an Kolong, Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupatan Manggarai Barat, Jumat (04/10/2019).

Penyerahan dana zakat berupa mesin pengupas mete tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Baitul Halim Eko Putro Wibiwo kepada Kepala Desa Siru Sumardi. Saat penyerahan dia didampingi Pimpinan Pesantren Alam Kolong Desa Siru, Fadli Daud.

Di hadapan masyarakat Dusun Kolong, Eko mengatakan, pelatihan pengolahan kacang mete diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Secara ekonomi kata Eko, harga jual kacang mete jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga biji mete gelondongan.

“Nantinya, semua kacang-kacang mete ini, kami akan bantu untuk memasarkannya,” katanya.

Kepala Desa Siru Sumardi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Baitul Halim Jakarta, yang telah memberikan bantuan dan pelatihan pengolahan kacang mete kepada warganya.

“Saya punya obsesi, nantinya kacang – kacang mete ini bisa menjadi brand produk dari desa kita, dan kacang mete ini akan menjadi ole-ole khas dari daerah ini yang dipasarkan di swalayan-swalayan, dan toko ole-ole yang ada di Labuan Bajo,” jelasnya.

Sumardi megaku dirinya optimistis dengan obsesi ini. Karena menurutnya, Desa Siru punya potensi lahan mete yang cukup banyak. Lahan mete tersebut terseber di beberapa anak kampung, seperti Kolong, Pongtopak, Lita, dan Copa.

“Semua warga di kampung ini memiliki lahan mete,” ungkap Sumardi.

Dia pun meminta agar warga Kolong mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Desa Siru Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleLPJ Sempat Ditolak, Anton Jelorong Lolos Cakades Lembur Matim
Next Article 1.114 Pelanggan di NTT Bakal Gunakan PLTS

Related Posts

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.