Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Menkes Minta Pemkab Malaka Perhatikan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan
KESEHATAN

Menkes Minta Pemkab Malaka Perhatikan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

By Redaksi5 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek (tengah) saat berkunjung di Kabupaten Malaka dalam rangka pembukaan bulan pencanangan eliminasi kaki gajah (Foto: Frido Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek meminta Pemerintah Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) agar tidak hanya memperhatikan inovasi baru, tetapi juga kesejahteraan tenaga kesehatan di puskesmas.

Menteri Nila mengharapkan Pemkab Malaka harus memberikan insentif kepada tenaga kesehatan agar mereka betah dalam bekerja melayani pasien.

“Terakhir yang sering persoalan adalah tenaga kesehatan, sehingga daerah harus memberikan insentif dan inovasi supaya mereka bisa betah di daerah,” pinta ahli oftalmologi (ilmu penyakit mata) itu saat jumpa pers di Betun, Kabupaten Malaka, Jumat (04/10/2019).

Baca Juga: Menteri Kesehatan RI Buka Bulan Pencanangan Eliminasi Kaki Gajah di Malaka

Ia menambahkan, selama ini Pemerintah Pusat memberikan perhatian kesehatan di daerah perbatasan.

Perhatian tersebut terutama dengan membangun puskesmas prototype dengan konsep pembangunan green puskesmas.

“Khususnya di daerah perbatasan NTT kita bangun temboknya dengan karakteristik NTT dan bernuansa lokal daerah. Ini bukan hanya gedung puskesmas yang dibangun, tetapi juga rumah dinas, alat kesehatan, mobil puskesmas,” ujar guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.

Menteri Nila juga meminta Pemkab Malaka agar membangun komunikasi dengan para Dirjen di Kemenkes RI untuk menindaklanjuti rencana pembangunan 10 puskesmas prototype di daerah itu.

Sementara itu, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran menyatakan, pihaknya sudah ada perhatian dengan memberikan insentif besar kepada tenaga dokter kesehatan.

Ia mengungkapkan, Pemkab Malaka sudah memberikan insentif sebesar Rp 15 juta per bulan kepada para tenaga dokter kesehatan.

Nominasi ini, kata dia, tentu saja lebih besar jika dibandingkan dengan daerah lain yang hanya diberikan insentif sebesar Rp 7,5 juta per bulannya.

”Di Malaka setiap puskesmas ditempatkan dua orang dokter yang bertugas di sana,” terangnya.

Tak hanya itu wujud perhatian Pemkab Malaka terhadap tenaga kesehatan. Menurut Bupati Stefanus, pihaknya juga memberikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan dari para tenaga kesehatan. Termasuk beasiswa kepada para dokter untuk melanjutkan studi dokter spesialis.

Upaya ini dilakukan, kata dia, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan.

Baca Juga: Usai Kunjungan Menkes RI, Kadis PKPO Malaka Perintahkan Siswa Pungut Sampah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Stefanus juga menyampaikan terima kasih kepada Menkes RI yang sudah memberikan perhatian besar untuk pembangunan 10 puskesmas prototype di Kabupaten Malaka.

“Ibu menteri untuk memberikan pelayanan optimal kepada warga perbatasan, kami minta lagi untuk dibangun 10 puskesmas prototype,” pintanya, berharap.

Penulis: Frido Raebesi
Editor: Ardy Abba

Bupati Malaka Malaka Stefanus Bria Seran
Previous ArticleSemarak Perayaan HUT TNI ke-74 di Kabupaten TTU
Next Article Hery Nabit Prioritaskan Pembangunan SDM

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.