Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Diskominfo NTT Gelar Dialog Masalah Human Trafficking di Malaka
Human Trafficking NTT

Diskominfo NTT Gelar Dialog Masalah Human Trafficking di Malaka

By Redaksi15 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yohanis Klau saat memberikan materi tentang bahaya human trafficking didampingi Kadis Kominfo Malaka dan staf Diskominfo Provinsi NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar dialog masalah perdagangan orang (human trafficking) di Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Selasa (15/10/2019).

Dialog ini dilakukan dengan menggandeng Diskominfo Kabupaten Malaka. Kegiatan dihadiri oleh para kepala sekolah, guru, staf Diskominfo Malaka dan para awak media.

Kepala seksi pengelolaan layanan media Diskominfo Provinsi NTT Oktovianus Nenobesi mengatakan, pencegahan kasus human trafficking harus menjadi tugas semua masyarakat.

“Ini jadi PR kita bersama untuk memberi pencerahan kepada masyarakat juga tugas Kominfo,” jelas Oktovianus.

Ia mengaku, sengaja menggandeng Diskominfo Kabupaten Malaka untuk menjadi narasumber dalam dialog itu karena kebanyakan TKI ilegal datang dari Malaka.

“Kominfo Kabupaten Malaka yang memberikan sosialisasi walaupun yang menyelenggarakan dari Provinsi (NTT),” terangnya.

Menurut dia, seharusnya warga Malaka bersyukur dan tidak merantau ke luar daerah karena tanahnya subur, jika dibandingkan dengan daerah lain di NTT.

Sementara itu, Yohanes Klau seorang Kabid di Diskominfo Malaka membeberkan berbagai faktor yang turut memberikan kontribusi dalam kasus perdagangan orang.

“SDM dan ekonomi kita masih terbatas, jadi tugas orangtua dan kita semua untuk membahas masalah ini di setiap keluarga, wajib memberi pengarahan kepada keluarganya,” ujar Yohanes.

Ia meminta tidak boleh merantau ke luar daerah hanya karena untuk menopang biaya hidup. Seba menurut dia, banyak lapangan kerja yang bisa diciptakan di Kabupaten Malaka.

“Mayoritas masyarakat Malaka adalah petani. Ayo kita mulai mengolah lahan milik kita sendiri bukan jadi pekerja karena sekecil apapun usaha pertanian itu, kita adalah bosnya,” papar Yohanes.

Kepala Diskominfo Malaka Brinsyna Elfrida Klau mengharapkan, kegiatan dialog ini dapat bermanfaat bagi anak-anak Malaka, sekaligus berhati-hati terhadap perdagangan manusia.

Menurut dia, tujuan dari kegiatan dialog ini yakni untuk menyebarkan informasi agar masayarakat berhati-hati jika ada yang mengajak berangkat ke luar negeri secara ilegal.

“Jika ada yang mengajak ke luar negeri secara ilegal, lebih baik ditolak,” ajak Brinsyina.

Penulis: Frido Raebesi
Editor: Ardy Abba

Human Trafficking Malaka
Previous ArticleCurhat Mama Magdalena: Kami Orang Miskin, Tapi Tidak Dapat Bantuan Pemerintah
Next Article Tekan Angka Stunting, Puskesmas Betun Aktifkan Peran Pos Gizi

Related Posts

Kementerian HAM Gandeng Lembaga Vokasi di Sumba Cegah Perdagangan Orang

7 Juli 2026

Kementerian HAM dan KPAI Edukasi 200 Pelajar Sumba untuk Cegah TPPO dan Kekerasan Seksual

6 Juli 2026

Kementerian HAM Perkuat Sinergi Cegah TPPO dan TPKS, Dorong Sumba Jadi Pilot Program Nasional

4 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.