Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pelaku Pariwisata Dukung Kehadiran Grab Car di Labuan Bajo
Ekbis

Pelaku Pariwisata Dukung Kehadiran Grab Car di Labuan Bajo

By Redaksi17 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Matheus Siagian, Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pelaku pariwisata Matheus Siagian mendukung kehadiran Grab Car di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, kehadiran Grab di Labuan Bajo akan menyediakan transportasi yang lebih murah dan terjangkau bagi masyarakat.

“Tentunya jasa angkutan yang biasa mematok tarif sendiri akan merasa terusik dengan kehadiran Grab. Namun bagi masyarakat umumnya kehadiran Grab akan menolong sekali, selain hanya transportasi warga, Grab juga bisa dipakai mengirim barang. Hal ini bisa membantu warga yang mau pesan makanan dari rumah, dan lain-lain,” ungkap Matheus saat dihubungi VoxNtt.com, Kamis (17/10/2019).

Matheus mengatakan, kehadiran teknologi ini harus disambut dengan positif.

“Jangan sampai daerah kita tertinggal sama daerah lain, hanya karena sopir-sopir tidak mau belajar pakai teknologi baru,” tandasnya.

Matheus menegaskan, masyarakat harus menjadi bagian dari kemajuan. Bukan bagian dari yang menghambat kemajuan.

“Teknologi itu kawan bukan lawan, siapa yang tidak mau ikut arus akan tertinggal di belakang,” tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Asosiasi Angkutan Wisata Darat (AWSTAR) menolak keras kehadiran Grab Car di Labuan Bajo.

Baca: Tolak Kehadiran Grab Car, AWSTAR Beberkan Sejumlah Persoalan Angkutan Darat

Adapun alasan AWSTAR menolak karena ruang pekerjaan mereka akan menjadi sempit jika Grab hadir di Labuan Bajo.

Baca Juga: Anas Undik, The Widow Who Needs Help

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat Matheus Siagian
Previous ArticleResmi Daftar di PKS, Edi Endi: Kita Berjuang Bersama Membangun Manggarai Barat
Next Article Tiba di Labuan Bajo, Pengungsi Wamena Papua: Pikiran Saya Tenang Sekali

Related Posts

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.