Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kadis Kesehatan Malaka Buka Kegiatan Desiminasi Assesment Sekolah
KESEHATAN

Kadis Kesehatan Malaka Buka Kegiatan Desiminasi Assesment Sekolah

By Redaksi29 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta dan pemateri kegiatan Desiminasi hasil assessment sekolah pose bersama di Aula Hotel Ramayana, Betun, Selasa (29/10/2019) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik membuka kegiatan desiminasi hasil assessment sekolah bagi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Aula Ramayana Hotel Betun, Selasa (29/10/2019).

Kegiatan itu terselenggara berkat kerja antara
Pemerintah Kabupaten Malaka, Yayasan Plan Internasional Indonesia dan Yayasan Pijar Timur Indonesia.

Dalam sambutannya, Fahik mengatakan kesehatan anak-anak adalah kunci utama keberhasilan pendidikan bagi generasi bangsa.

Sebab itu, kebiasaan hidup sehat harus ditanamkan di dalam diri para peserta didik.

Fahik mengajak para guru dan kepala sekolah yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat bagi para peserta didik di sekolah.

“Kebiasaan hidup sehat itu sederhana saja dan bisa dimulai dari hal kecil, misalnya biasakan harus mandi sebelum ke sekolah, tidak buang sampah sembarangan, kebiasaan cuci tangan, berpakaian bersih dan rapi dan lain sebagainya,” ungkap Fahik.

Dalam sambutanya pula, ia mengapresiasi kepedulian Yayasan Plan Internasional Indonesia dan Yayasan Pijar Timur Indonesia karena mau membantu mendampingi sekolah-sekolah di Malaka untuk mempersiapkan anak-anak menjadi generasi bangsa yang baik.

“Mari kita semua membangun, mari kita bersama-sama memberikan perhatian dan kepedulian terhadap daerah ini,” pungkas Fahik.

Ketua Yayasan Pijar Timur Indonesia Vinsen Kia Beda mengungkapkan, kegiatan itu melibatkan kepala sekolah dan guru dari 42 Sekolah Dasar dan 11 Sekolah Menengah Pertama.

Sekolah-sekolah tersebut dari 36 desa intervensi YPII dan YPTI pada 12 kecamatan di Malaka.

“Kita sudah kumpul data sejak Agustus dan sekarang presentase hasil. Datanya sekitar 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM dan manejemen kesehatan menstruasi di sekolah,” jelas Vinsen.

Data yang dikumpul Yayasan Pijar Timur Indonesia melalui metode wawancara dengan kepala sekolah, guru dan 10 murid laki-laki, serta 10 murid perempuan.

“Setelah presentasi ini, kita akan pilih 12 SD dan 3 SMP untuk kita berikan stimulan berupa anggaran untuk bangun sarana penunjang STBM dan manajemen kesehatan menstruasi di sekolah. Fokusnya, peningkatan sarana sanitasi dan UKS,” pungkas Vinsen.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Plan Internasional
Previous ArticleLaka Lena Minta Pemda Malaka Panggil Kades Babulu Selatan
Next Article DPRD NTT Ajak Orang Muda Bijak Bersosial Media

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.