Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Motor Pintar, Cara Satgas RI-RDTL Berliterasi di Perbatasan
Pendidikan NTT

Motor Pintar, Cara Satgas RI-RDTL Berliterasi di Perbatasan

By Redaksi29 Oktober 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ membawa motor pintar dan membagikan buku bacaan bagi anak-anak di desa Takirin(Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua,Vox NTT- Selain menjaga keamanan dan keutuhan NKRI, personel Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ ikut melakukan kegiatan kreatif untuk mencerdaskan anak-anak di perbatasan.

Anggota TNI ini menciptakan sebuah ‘motor pintar’ yang difungsikan sebagai perpustakaan keliling.

Mereka berkeliling dan mengumpulkan anak-anak dan melatih kemampuan membaca anak-anak.

‘Motor pintar’ ini dikabarkan beroperasi untuk meningkatkan minat baca terhadap anak-anak di Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Belu.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ mengukapkan, dengan berbekal buku pengetahuan yang dibawa dari Satuan Yonif Raider 142/KJ personel Pos Fatubesi menciptakan ‘motor pintar’ yang digunakan untuk mengangkut buku-buku bacaan bagi anak-anak.

Dengan menciptakan ‘motor pintar’ untuk perpustakaan keliling, sebagai bukti peran serta Satgas Pamtas dalam bidang pendidikan.

Ikhsanudin mengatakan, pihaknya membantu sekolah dalam membimbing anak-anak dalam menulis dan membaca. Dengan begitu, maka dapat mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dengan perpustakaan keliling, minat baca anak-anak, selaku generasi muda penerus bangsa di daerah perbatasan terus diasah sehingga dapat meningkatkan minat baca dan anak-anak dapat memperoleh banyak ilmu dan dapat meningkatkan motivasi berkreasi anak-anak dalam berinovasi agar dapat mengisi kemerdekaan,” jelas Letkol Ikhsanudin di Atambua, Selasa (29/10/2019).

Letkol Ikhsanudin mengatakan, pengetahuan anak-anak perlu diasah. Karena itu, motivasi dan semangat belajar mereka perlu dilatih. Salah satunya dengan cara menciptakan suasana belajar yang baru.

Diharapkan, dengan adanya ‘motor pintar’ mereka memahami bahwa buku merupakan jendela dunia yang baik untuk meningkatkan kecerdasan generasi muda penerus bangsa, khususnya bagi anak-anak di usia dini.

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yoinif Raider 142/KJ mendampingi anak-anak membaca buku (Foto: Ist)

Sebab selain di sekolah mereka juga dapat membaca buku di sela-sela waktu mereka bermain bersama.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin setiap 3 kali, dalam seminggu untuk berkeliling dari dusun ke dusun dalam Desa Takirin sebagai wujud ketulusan dan kepedulian Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ terhadap anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, dalam menambah wawasan dan pengetahuan dengan memanfaatkan buku-buku yang dibawa dari satuan asal, Pos Fatubesi Atas juga telah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah untuk memperbanyak koleksi buku yang tersedia di perpustakaan keliling pada ‘motor pintar’,” jelas Letkol Ikhsanudin.

Terpisah, Fransiscus (37) warga Desa Takirin sangat mengapresiasi program literasi yang digagas Satgas Pamtas RI-RDTL melalui kegiatan ‘motor pintar’.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak TNI yang telah menciptakan ‘motor pintar’ dengan perpustakaan keliling untuk anak-anak kami. Motor pintar ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami karena dapat membantu dan menambah wawasan dengan membaca buku-buku yang dibawa perpustakaan keliling tersebut,” ungkap Fransiscus.

Hal senada juga diungkapkan Olive (13). Ia sangat bergembira karena bisa mengisi waktu bermainnya dengan membaca buku-buku yang dibawa ‘motor pintar’.

“Kami di sini sangat senang atas kehadiran bapak-bapak TNI, dengan motor pintar dan perpustakaan keliling sehingga kami dapat belajar untuk menambah wawasan,” ucapnya.

Prada Surbakti sebagai salah satu personel penggahas literasi ‘motor pintar’ berharap kegiatan literasi yang dilakukan dapat menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak di daerah Desa Takirin.

“Kami berharap ketulusan dan keikhlasan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi masyarakat sehingga terjalin ikatan kekeluargaan yang humanis dan harmonis antara TNI dan masyarakat di Desa Takirin,” tandasnya.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu
Previous ArticleDPRD Mabar Minta AWSTAR Berbenah Diri
Next Article Willy Lay Berpeluang Diusung Enam Parpol

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.