Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Guru Pelaku Pencabulan Siswi 8 Tahun di Mabar Bakal Dipecat
HUKUM DAN KEAMANAN

Guru Pelaku Pencabulan Siswi 8 Tahun di Mabar Bakal Dipecat

By Redaksi6 November 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (PKO) Manggarai Barat (Mabar) Bernadus Dandur saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa (05/11/2019) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- RH, pelaku pencabulan ASP siswinya sendiri yang masih berumur 8 tahun bakal dipecat.

RH adalah guru di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (PKO) Manggarai Barat (Mabar) Bernadus Dandur memerintahkan kepala sekolah itu untuk memecat RH.

Bernadus menegaskan, dirinya sebagai Kepala Dinas PKO tetap berpihak kepada lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan, kata dia, tidak boleh tercoreng.

“Maka tindakan saya terhadap orang ini, yang walaupun dia status guru komite saya akan perintahkan kepada sekolah untuk berhenti, dipecat karena ini mencoreng lembaga pendidikan,” tegas Bernadus saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa (05/11/2019).

Hal itu kata dia, akan dilakukan secepatnya. Namun untuk sekarang masih terkendala akses jaringan telepon ke kampung tersebut untuk menelepon kepala sekolah.

“Saya tahu kampung itu, jaringan telepon sangat susah. Kalau bisa saat ini, mungkin saat ini juga saya akan omong,” jelas Bernadus.

Bernadus menjelaskan perbuatan oknum tersebut sudah mencederai dunia pendidikan lebih khusus profesi guru. Karena itu kata dia, guru tersebut harus dipecat.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat PKO Mabar
Previous Article30 Sekolah Ramaikan Festival SMA dan SMK di NTT
Next Article Tidak Ada Mediasi Dalam Kasus Pelecehan Terhadap Perempuan dan Anak

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.