Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Lantik 25 Kades, Bupati Belu Ingatkan untuk Tidak Korupsi
VOX DESA

Lantik 25 Kades, Bupati Belu Ingatkan untuk Tidak Korupsi

By Redaksi18 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pengambilan sumpah dan janji 25 orang Kepala Desa di Belu (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Bupati Belu Wilybrodus Lay mengingatkan 25 Kades terpilih pada 16 Oktober 2019 lalu agar jangan mempercayai tim sukses dan bekerja jujur, serta tidak korupsi.

Hal itu disampaikan Bupati Lay saat melantik 25 Kades yang dilaksanakan di Gedung Betelalenok, Atambua, Senin (18/11/2019).

Bupati Belu Lay dalam sambutannya berharap agar para Kades yang dilantik agar mulai bekerja dengan hati dan jangan terlalu mendengarkan tim sukses dalam bekerja.

“Profisiat buat bapak dan ibu kepala desa yang hari ini dilantik. Silakanlah bekerja dengan hati melayani masyarakat dan kalau bisa, jangan terlalu dengan bisikan tim sukses, karena nanti akan kurang baik dalam bekerja,” katanya.

Bupati Lay juga meminta para Kades harus bekerja dengan baik dan tidak mengkotak-kotakan masyarakat. Tidak boleh bisikan tim sukses lebih kuat dari masyarakat. Sebab jika demikian, ia mengkhawatirkan pelayanan menjadi tidak maksimal.

“Janganlah terkotak-kotak, dalam membangun. Kalau bisa, diutamakan juga pencegahan terhadap korupsi, supaya jangan sampai muncul Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) di desa, di Kabupaten Belu ini,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun, ke-25 Kades yang dilantik itu dari 32 desa yang melaksanakan Pilkades pada 16 Oktober 2019 lalu. Tujuh Kades di antaranya tidak dilantik atau ditunda karena masih persoalan yang harus diselesaikan.

Di antara 25 Kades yang dilantik itu, terdapat 12 orang Kades Petahana. Rinciannya, tiga Kades sudah masuk tiga periode, delapan Kades yang sudah dua periode dan 13 Kades yang baru.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu Bupati Belu Wily Lay
Previous ArticleTes CPNS, Ini Masalah yang Sering Muncul di Disdukcapil Mabar
Next Article Foto: Mangrove yang Digusur di Pantai Borong

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.