Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Gedung IGD RSPP, Ini Progresnya
Regional NTT

Proyek Gedung IGD RSPP, Ini Progresnya

By Redaksi18 November 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung IGD RSPP Betun yang sementara sementara dikerjakan. (Foto: Germanus)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Pembangunan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Penyanggah Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka hingga kini masih berlanjut.

Kini, proyek yang dikerjakan PT Naviri Multi Konstruksi tersebut telah mencapai tahap pemasangan rangka atap atau dalam posisi 60 persen.

Pantauan VoxNtt.com, Senin (18/11/2019), para pekerja sedang melakukan pemasangan rangka atap bagian depan gedung.

Pimpinan PT Naviri Multi Konstruksi Wahyono mengatakan, rangka atap yang sebelumnya dikerjakan di Jakarta telah tiba di Malaka sejak dua minggu lalu.

“Rangkanya sudah mulai dipasang. Insya Allah, dalam beberapa minggu ke depan sudah bisa selesai pemasangan sehingga dilanjutkan dengan pemasangan penutup atap,” jelas Wahyono.

Bahan tutup atap gedung tersebut, lanjut dia, adalah metal roof.

Saat ini, bahan atap sudah standby di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan akan ke Pelabuhan Atapupu, lalu diteruskan ke Betun, Malaka.

Informasi yang dihimpun, nomor kontrak pembangunan gedung IGD RSPP Betun yakni: RSPP.BTN/PPK.FISIKIGD/KONTRAK/03/VII/2019.

Nilai kontraknya sebesar Rp 12.550.524.635,87 dan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Proyek dikerjakan dalam waktu 165 hari kalender dan telah dimulai sejak tanggal 20 Juni 2019 dan akan berakhir pada 31 Desember 2019.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka
Previous ArticleFoto: Mangrove yang Digusur di Pantai Borong
Next Article Tak Hadiri Sidang, Anggota DPRD Malaka Pergi Nonton Sepak Bola

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.