Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kardus Jehatu Tewas Tertimbun Pasir di Satarmese Barat
HUKUM DAN KEAMANAN

Kardus Jehatu Tewas Tertimbun Pasir di Satarmese Barat

By Redaksi20 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Bhabinkamtibmas Kecamatan Satarmese Barat, Bripka Arsel Liunima saat mendatangi lokasi kejadian, Selasa (19/11/2019) (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Kardus Jehatu (25) tewas setelah tertimbun pasir di lokasi tambang pasir Waemaras, Desa Hilihintir, Kecamatan Satarmese Barat, Manggarai, Selasa (19/11/2019).

Korban merupakan warga asal Kampung Pangga, Desa Koak, Kecamatan Satarmese, Manggarai.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, kejadian itu bermula saat korban bersama tiga warga lainnya sedang mengambil pasir dan hendak muat di mobil dump truck sekitar pukul 13.00 Wita.

Saat itu, korban sementara duduk istirahat di bawah kubangan pasir. Tiba-tiba sebagian pasir roboh dari tebing dengan ketinggian kurang lebih 5 meter.

“Sehingga menimbun seluruh bagian tubuh korban,” ungkap salah seorang narasumber VoxNtt.com yang tidak mau namanya dimediakan.

Ketiga saksi yang berada dilokasi langsung berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan pasir.

Setelah itu, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Narang untuk mendapatkan pertolongan.

Pada pukul 16.30 Wita, korban dirujuk ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Narang.

Namun sesampainya di Kampung Ranging, Desa Todo, Kecamatan Satarmese Barat, korban menghembuskan napas terakhirnya.

Hasil pemeriksaan anggota Bhabinkamtibmas setempat Bripka Arsel Liunima, bahwa dugaan sementara korban tewas murni kecelakaan saat bekerja.

Sebab menurut dia, tebing pasir tambang yang cukup dalam dengan permukaan tanah kurang lebih 25 meter.

Saat ini korban sudah berada di rumah duka di Kampung Pangga, Desa Koak, Kecamatan Satarmese.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai
Previous ArticleTahun 2020, Pemkab Manggarai Dapat Insentif Daerah 39 Miliar
Next Article Esok, HIPMMATIM Kupang Gelar Aksi “Gugat” Kebijakan Bupati Matim

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.