Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Sosialisasi Pemilu, Pemdes Siru Gandeng KPU Mabar
Pilkada

Sosialisasi Pemilu, Pemdes Siru Gandeng KPU Mabar

By Redaksi21 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sosialisasi pendidikan pemilih di Kantor Desa Siru, Kecamantan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, Rabu (20/11/2019)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemerintah Desa Siru, Kecamatan Lembor menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) untuk melakukan sosialisasi pendidikan pemilih di kantor desa itu, Rabu (20/11/2019).

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan patisipasi pemilih dan pemahaman warga Desa Siru, khususnya pemilih pemula tentang Pemilu.

Sosialisasi pendidikan pemilih menjadi relevan dalam penyelenggaraan Pemilu.

Hal ini untuk menjawab tantangan dan persoalan yang kerap terjadi dari Pemilu ke Pemilu.

Itu seperti belum maksimalnya tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya.

Kepala Desa Siru Sumardi dalam sambutanya mengatakan, pendidikan pemilih menjadi jantung penyelenggaraan Pemilu untuk menciptakan pemilih yang rasional.

Itu antara lain pemilih yang menentukan pilihannya bukan karena adanya tekanan, maupun politik uang, melainkan memilih karena visi, misi, dan program calon yang akan dipilihnya.

“KPU sebagai penyelenggara pemilu berperan bagaimana menjadikan pemilih memahami, bahwa Pemilu merupakan proses demokrasi pergantian kepemimpinan,” ungkap Sumardi.

Ia menjelaskan, pendidikan pemilih juga untuk “memberdayakan” para pemilih agar tidak sekadar menjadi “obyek” yang mudah dimanipulasi dan dimobilisasi. Melainkan menjadi “subyek” yang dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan proses Pemilu dan demokrasi.

Komisioner KPU Kabupaten Mabar Krispianus Bheda mengapresiasi tingkat partisipasi pemilih masyarakat Desa Siru, bila dibandingkan dengan beberapa desa yang ada di Kecamatan Lembor.

“Tingkat partisipasi pemilih tidak hanya di ukur dari kehadiran pada hari pencoblosan, tapi tingkat partisipasi masyarakat juga bisa diukur ketika masyarakat menyampaikan gagasan – gagasan, kritik dan saran terhadap penyelenggara Pemilu, ini yang saya tangkap pada sesi diskusi hari ini bersama masyarakat Desa Siru,” ujar Krispianus.

Terpisah, Muhammad Yusron siswa kelas XII SMA yang juga merupakan pemilih pemula mengaku, senang dengan sosialisasi pendidikan pemilih. Sebab ia banyak mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan.

“Dari sosialisasi ini dirinya bisa memahami banyak hal tentang demokrasi dan Pemilu,” katanya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Desa Siru Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleDermaga Putih Disegel Satuan Pol PP Mabar
Next Article Tak Cukup Pamong Menggirangkan Wajah Kota Kupang

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.