Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Wabup Lembata Terima Kunjungan dari SDI Hama Hena
Pendidikan NTT

Wabup Lembata Terima Kunjungan dari SDI Hama Hena

By Redaksi16 Januari 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Lembata saat menerima kunjungan dari SDI Hama Hena di ruang kerjanya, Rabu, 15 Januari 2020 (Foto: Teddi Making)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Wakil Bupati Lembata Thomas Ola menerima kunjungan dari Sekolah Dasar Inpres (SDI) Hama Hena, Rabu (15/01/2020).

Kedatangan mereka untuk beraudiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lembata.

Dalam kunjungan itu turut hadir delapan orang siswa yang menjadi perwakilan siswa SDI Hama Hena, beberapa guru dan kepala sekolah.

Ketua komite sekolah, kepala desa Waimatan dan beberapa orangtua murid juga ikut dalam kunjungan tersebut.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Lembata Thomas Ola menyampaikan terima kasih dan bangga kepada SDI Hama Hena, khususnya kepada para murid yang hadir dan bisa berinteraksi secara langsung dengan pemerintah.

Wabup Thomas juga merasa bangga karena baru pertama kali mendapat kunjungan dari pihak sekolah dasar.

“Hari ini saya bangga sekali karena semenjak menjadi Wakil Bupati baru kali ini saya menerima tamu dari pihak sekolah dasar dan yang datang bukan saja kepala sekolah beserta guru-guru tetapi yang menjadi menarik disini adalah anak-anak sekolah dasar. Suatu kehormatan bagi saya sebagai Wakil Bupati Lembata,” ungkap Thomas.

Pada kesempatan itu juga, ia memberikan beberapa wejangan terkait bagaimana mendesain tata kelola pemerintah secara adil dan benar berlandaskan kejujuran.

“Zaman sekarang kita sangat sulit menemukan orang jujur. Jujur dalam segala hal. Inilah prinsip utama dalam hidup bermasyarakat,” ucapnya.

Thomas juga mengimbau kepada pihak sekolah secara lembaga, para orangtua dan kepala desa untuk selalu setia menanamkan nilai-nilai kejujuran dan budi pekerti kepada anak atau peserta didik.

“Baik di sekolah maupun di rumah, mengingat anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar adalah harapan bagi masa depan dan sangat mudah memberikan semacam doktrin positif tentang pentingnya nilai-nilai tersebut,” ajak Wabup Thomas.

Jika tidak ditanamkan nilai-nilai kejujuran dan budi pekerti ujar dia, maka ketika beranjak dewasa moral dan budi pekerti anak-anak sekolah juga akan suram.

Sementara Kepala Sekolah SDI Hama Hena Emanuel Tana menyampaikan bahwa kunjungan itu sebagai bentuk dari pembelajaran luar sekolah untuk peserta didik.

Kunjungan itu juga kata dia, sebagai bentuk tanggung jawab dari lembaga pendidikan/sekolah dalam memotivasi, serta memperkenalkan kepada siswa tentang tugas pokok dan fungsi dari Bupati dan Wakil Bupati, beserta seluruh pejabat daerah.

“Seperti Sekda, Asisten 1, 2, 3 dan pejabat daerah lainnya yang ada di lingkup kerja setda Lembata,” pungkasnya.

Usai audiensi itu, Wabup Thomas  memfasilitasi rombongan siswa sekolah dasar untuk mengunjungi dan melihat secara langsung aktivitas para pejabat daerah di ruangan kerjanya masing-masing.

Tidak sampai di situ, Wabup Thomas memperkenalkan para pejabat daerah kepada para siswa.

Hal ini bertujuan agar para siswa bisa mengenal dan mengetahui secara langsung identitas dari para pejabat.

Adapun beberapa pejabat yang mereka temui seperti Sekda Lembata, Asisten 1, Asisten 2, Asisten 3, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Kabag Keuangan dan Kabag Humas dan Protokol.

Wabup Thomas kemudian memberikan seperangkat peralatan olahraga secara simbolis berupa satu set bola takraw beserta net sebagai bentuk dukungan bagi anak-anak dalam mengembangkan bakat olahraganya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor:  Ardy Abba

Lembata
Previous ArticleWali Kota Kupang Terima Penghargaan dari Menteri Agama
Next Article Komisi I DPRD NTT Pantau Persiapan Pilkada di TTU

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.