Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kasus Bunuh Diri Marak Terjadi, YMP Buka Rumah Terapi Psikologi Sangjiwa
Regional NTT

Kasus Bunuh Diri Marak Terjadi, YMP Buka Rumah Terapi Psikologi Sangjiwa

By Redaksi18 Februari 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur YMP Albina Redempta Umen dan dua rekannya saat konferensi pers di Gedung YMP Lantai III, Selasa, 18 Februari 2020 (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Yayasan Mariamoe Peduli (YMP) resmi membuka Rumah Terapi Psikologi Sangjiwa (RTPS).

RTPS dibuka untuk pemulihan psikologis, mengingat hingga kini kasus bunuh diri marak terjadi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur (Matim).

Data YMP, misalnya, kasus bunuh diri selama dua tahun terakhir di Kabupaten Matim dan Manggarai menunjukkan peningkatan signifikan. Selama tahun 2019 saja sebanyak 26 kasus di wilayah hukum Polres Manggarai.

Direktur YMP Albina Redempta Umen menjelaskan, RTPS adalah tempat pemulihan psikologis yang didampingi oleh tenaga profesional, dengan mempraktikkan terapi-terapi modern.

RTPS hadir, lanjut dia, selain dilatarbelakangi maraknya kasus bunuh diri, juga karena masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya kesehatan jiwa.

Grafik kasus bunuh diri di Matim dan Manggarai (Foto: Dok. YMP)

Apalagi, menurut Albina, hasil penelitian World Health Organization (WHO) yang dirilis pada Senin, 9 September 2019 menunjukkan, sebanyak 15,6 juta orang mengalami depresi di Indonesia dan hanya beberapa orang yang mencari bantuan profesional.

Data itu untuk Indonesia. Sedangkan, untuk dunia yakni setiap 40 detik terjadi kasus bunuh diri akibat depresi.

“Meningkatnya grafik bunuh diri di wilayah Manggarai Raya. Itu juga alasan mengapa YMP menghadirkan Rumah Terapi Psikologi Sangjiwa,” ungkap Albina saat konferensi pers di Kantor YMP di Ruteng, Selasa (18/02/2020).

Kemudian alasan lain, lanjut dia, selama ini sangat sulit mengakses pertolongan profesional untuk terapi psikologis karena keterbatasan biaya, waktu dan tempat.

Dalam kesempatan tersebut, Albina juga membeberkan keunggulan YMP di balik pembukaan RTPS.

Pertama, YMP merupakan lembaga sosial yang memiliki perhatian terhadap isu-isu kemanusian termasuk kesehatan jiwa.

Kedua, YMP menyadari sudah saatnya menggerakan semua pihak untuk ikut peduli dan berpartisipasi dalam mengupayakan kondisi jiwa yang sehat dan sejahtera.

Ketiga, YMP didukung oleh psikolog dan praktisi psikolog profesional dan berpengalaman yang membantu para klien dalam menemukan solusi bagi masalah mereka.

Keempat, RTPS hadir sebagai aksi nyata YMP dalam meminimalisasi kasus bunuh diri.

Dikatakan, RTPS nantinya akan memberikan bantuan kepada semua orang yang membutuhkan support psikologis. Kemudian, orang-orang yang mengalami kekerasan verbal, non verbal, fisik, mental dan seksual.

“Kami juga akan melayani orangtua anak disabilitas. Orang-orang yang memiliki phobia, mengalami trauma dan calon biarawan-biarawati,” terang Albina.

Fasilitas dalam RTPS

Albina menjelaskan sedikitnya ada tiga fasilitas yang nantinya akan dipraktikkan dalam RTPS. Ketiganya yakni, psikotes atau tes proyeksi, konseling, dan terapi.

Ia mengatakan, psikotes bertujuan untuk mengungkap keadaan alam bawah sadar dan membantu konselor mengetahui keadaan jiwa klien.

Sedangkan konseling bertujuan untuk mengkonfirmasi dan mengafirmasi hasil psikotes. Lalu, membetikan rejection, advice langsung, persuasif, dan alternatif. Dan, memenuhi kebutuhan psikologis pasien.

Kemudian terapi terdiri atas lima jenis. Kelimanya yakni, hypno brain, hypno therapy, healing therapy, terapi lingkungan, dan mindfulness therapy.

Terapi ini merupakan tindak lanjut dari konseling yang diberikan, apabila klien membutuhkan terapi psikis. Terapi juga bertujuan untuk mengurangi gajala gangguan psikologis, mengurangi tekanan emosional, serta memodifikasi pola pikir dan perilaku klien.

“Rumah Terapi Psikologi Sangjiwa merupakan yang pertama dan satu-satunya di wilayah Manggarai Raya,” terang Albina.

Bagi yang ingin melakukan pemulihan psikologis melalui RTPS bisa mendatangi langsung Gedung YMP Lantai III di Jalan Arabika Utara, Tenda, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Bisa juga dihubungi melalui nomor HP 0852 3091 7958 (WhatsApp).

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Yayasan Mariamoe Peduli
Previous ArticlePersoalan Intoleransi yang Tak Kunjung Usai
Next Article DPRD Mabar Sebut PLN Labuan Bajo Tidak Mampu Bekerja

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.