Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Update DBD di Sikka: 658 Orang Terpapar Virus Dengue
HEADLINE

Update DBD di Sikka: 658 Orang Terpapar Virus Dengue

By Redaksi22 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi DBD (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sikka, Vox NTT-Kasus demam berdarah dengue (DBD) terus meningkat di Kabupaten Sikka, Flores, NTT.

Masyarakat penderita yang terpapar virus dengue tersebut tersebar di 19 kecamatan dari 21 Kecamatan yang berada di Kabupaten Sikka.

Hingga Sabtu, 21 Februari 2020, tercatat 658 orang harus menjalani perawatan medis di Rumah sakit T.C.Hillers Maumere.

Berdasarkan data yang diterima Vox NTT, rincian  pasien yang masih dirawat berjumlah 64 orang yang tersebar di ruangan Melati berjumlah 57 orang, ruangan pavilium 1 orang, ruangan Mawar 3 orang dan ruangan Flamboyan 3 orang.

Dengan ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di Sikka, Pemerintah Sikka di bawah pemerintahan Bupati F.Roberto Diego mengambil tindakan cepat. 

Salah satunya dengan menginstruksikan setiap hari Jumat dinyatakan sebagai hari libur di Kabupaten Sikka. Tujuannya, agar seluruh lapisan masyarakat bersama-sama melakukan kegiatan kerja bakti sebagai upaya untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk DBD.

Kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan di Kota Maumere , tetapi juga dilaksanakan di kecamatan-kecamatan dan desa–desa di kabupaten Sikka.

Sementara di seluruh NTT, menurut data dari Dinas Kesehatan sejak Januari hingga saat ini, jumlah penderita DBD sedikitnya mencapai 1.335 kasus dan 14 orang diantaranya meninggal dunia.

Dari belasan korban meninggal dunia tersebut, sebagaimana dilansir dari Kompas.com, terbanyak dari Kabupaten Sikka yakni terdiri 4 orang. Disusul Kota Kupang sebanyak 3 orang dan Kabupaten Alor 2 orang.

Untuk Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Rote Ndao tercatat masing-masing satu orang meninggal dunia.

Kontributor: Kris da Cunha

Editor: Irvan K

DBD Sikka
Previous ArticleEdukasi dan Nutrisi di Masa Kehamilan Hingga Menyusui Cegah Stunting di NTT
Next Article 11 Penghargaan atas Prestasi Pemda Manggarai

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.