Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Gejolak Virus Corona, Dinkes Ende: Warga Jangan Panik, Pola Hidup Sehat Diterapkan
KESEHATAN

Gejolak Virus Corona, Dinkes Ende: Warga Jangan Panik, Pola Hidup Sehat Diterapkan

By Redaksi4 Maret 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Ende dr. Muna Fatma sedang menjelaskan tentang standar WHO dalam penanganan virus corona (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende dr. Muna Fatma mengimbau kepada masyakarat agar tidak berlebihan menanggapi kasus virus corona yang menjadi heboh belakangan.

Kadis Fatma justru menyarankan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat untuk menjaga stamina tubuh.

“Karena ini kan virus, jadi virus itu tergantung dari stamina kita manusia. Maka saya mengajak untuk kembali ke pola hidup sehat,” ucap Fatma saat dikonfirmasi wartawan di Ende, Rabu (04/03/2020).

Ia kembali menekankan bahwa pola hidup sehat menjadi kunci untuk menangkis virus termasuk covid-19. Warga diharapkan untuk selalu rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

“Masyarakat sekarang memang sudah panik dan banyak membeli masker. Padahal sesuai standar masker itu dipakai bagi yang sakit,” ujar dia.

“Yang paling utama adalah pola hidup sehat. Kemudian selalu mengecek kesehatan pada puskesmas terdekat,” sambung Kadis Fatma.

Terkait kasus virus corona, tambah Fatma, pihaknya bekerja memantau sedini mungkin. Proses tersebut tetap sesuai standar WHO yang diberlakukan di seluruh negara.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Dinkes Ende Ende Virus Corona
Previous ArticleBogem Mentah Gampar vs Jeramun, Status WhatsApp Ini Pemicunya
Next Article Dana Insenstif Pendamping PKH di Matim Sudah Dicairkan

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.