Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Menkes dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kunjungi Pasien DBD di NTT
KESEHATAN

Menkes dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kunjungi Pasien DBD di NTT

By Redaksi10 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto saat mengunjungi pasien DBD di di RSUD Prof. DR. W.Z. Yohanes Kupang, Senin, 9 Maret 2020 ( Foto: Jose)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengunjungi pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka dan Kota Kupang, Senin (09/03/2020).

Mereka mengunjungi pesien DBD di Rumah Sakit TC Hillers Maumere dan di RSUD Prof. DR. W.Z. Yohanes Kupang.

Usai meninjau pasien DBD di RSUD Prof. DR. W.Z. Yohanes Kupang, Menkes Terawan mengungkapkan, kasus DBD di Kabupaten Sikka sudah mencapai 1.290. Hingga kini masih ada yang sedang dirawat di Rumah Sakit TC Hillers Maumere sekitar 160 orang.

“Dan yang meninggal sudah 13 orang,” ungkap Menkes Terawan kepada wartawan, Senin Sore.

Menteri Terawan juga menerjunkan dokter ahli spesialis anak dan penyakit dalam untuk mengatasi kasus kejadian luar biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, NTT.

“Saya bawa tim dokter dan perawat serta perbekalan obat-obatan untuk mengatasi masalah KLB di Sikka,” katanya.

Langkah yang diambil, kata dia, adalah menyelamatkan penderita DBD. Itu sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk menopang masyarakat NTT yang sedang dilanda KLB DBD.

“Saya datang ini, karena kasus sudah KLB, sehingga Presiden meminta untuk melakukan langkah antisipasi,” katanya.

Dia berharap dengan adanya bantuan pemerintah pusat bisa mengatasi KLB dengan baik di NTT.

“Mudah-mudahan dengan adanya dokter ahli ini bisa atasi KLB DBD di NTT,” katanya.

Dukungan dari DPR RI

Sementara Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena siap memberikan dukungan terkait kasus DBD di NTT.

“Berbagai kebutuhan terkait dengan hal-hal darurat semacam ini. DPR RI tentu akan merespon dan memberikan dukungan,” pungkasnyan

Ketua DPD I Golkar NTT itu menegaskan, kunjungan dari Menteri Kesehatan RI ke NTT itu sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat untuk provinsi itu.

“Kami sangat berterimakasih atas perhatian dan atensi dari presiden yang menugaskan Menteri Kesehatan ke NTT,” ujar Melki Laka Lena.

Ia meyakini persoalan kesehatan di provinsi kepulauan itu yang begitu banyak khususnya DBD ini, pemerintah pusat betul-betul memberikan perhatian.

“Bukan hanya di NTT tetapi semua semua wilayah di Indonesia yang mengalami DBD seperti kita,” katanya.

Melki memastikan DPR RI akan memberikan dukungan termasuk anggaran.

“Apabila nanti ada penyesuaian. Kami akan memberikan dukungan semaksimal mungkin,” tutup Melki.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Melki Laka Lena
Previous ArticleRibuan KIP Dibuang, Wabup Mabar: Sekarang Sedang Melacak Kebenaran Kartu Itu
Next Article Tahun 2020, Matim Dapat 198 Miliar Dana Desa

Related Posts

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.