Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Nggela Diaspora akan Kembali Bangun Peradaban Kampung Adat
Regional NTT

Nggela Diaspora akan Kembali Bangun Peradaban Kampung Adat

By Redaksi10 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puluhan rumah adat di Perkampungan Adat Nggela ludes terbakar pada Oktober 2018 lalu (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Nggela Diaspora sedang menggerakan seluruh warga Nggela, Ende, Flores, NTT yang tersebar di seluruh penjuru dunia untuk kembali membangun peradaban kampung adat Nggela.

Gerakan ‘Walo Nua‘ atau pulang kampung ini direncanakan pada Mei 2020 nanti. Semua orang Nggela dimanapun berada akan kembali ke Kampung Nggela, Kecamatan Wolojita untuk bermusyawarah membangun perkampungan adat seperti sedia kala.

Baca: Revitalisasi Kampung Adat Pasca Kebakaran, Tagline “Nggela Kami Latu” Meluas

Ketua Panitia Diaspora Nggela di Ende, Hiparkus Heppi menyatakan gerakan ‘Walo Nua‘ bertujuan untuk mengkonsolidasikan semua warga Nggela guna membahas rencana membangun keberadaban Nggela yang sesungguhnya.

Konsep ini digagas oleh orang-orang Nggela di kota-kota besar seperti di Jakarta, Kalimantan dan Bali.

Baca: 62 Warga Mengungsi Setelah Musibah Kebakaran Kampung Adat Nggela

Gagasan ‘Walo Nua‘ muncul, salah satu yang disebabkan ialah peristiwa kebakaran kampung adat Nggela beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia Diaspora Nggela di Ende, Hiparkus Heppi (Foto: Copy right)

“Menggerakan kembali semua generasi asal Nggela untuk bermusyawarah, bermufakat membangun peradaban. Kemudian, untuk memulihkan kembali kampung adat Nggela setelah terjadi kebakaran,” jelas Heppi, saat ditanya VoxNtt.com, Selasa (10/03/2020) siang.

Ia menjelaskan, tradisi adat dan kehidupan sosial di Desa Nggela dianggap cukup kuat dan solid. Hal itu berdasarkan cacatan sejarah bahwa orang Nggela sebagai penyumbang tenaga pendidik terbanyak di Kabupaten Ende.

Selain itu, dahulu Kampung Nggela dikenal sebagai daerah tenun. Karena banyak hasil tenun yang bahkan sudah mendunia.

“Dulu orang kenal Nggela sebagai tempat pariwisata. Jadi, kita sebenarnya tidak berkompetisi sebagai kampung pariwisata. Kita benar-benar ingin membangun kesadaran masyarakat terutama para generasi di sana tentang kehidupan sosial, tata cara adat istiadat serta tradisi-tradisi lain yang sebenarnya,” jelas Heppi.

Ia kembali menegaskan, inti dari gerakan ‘Walo Nua‘ ialah untuk memberi sumbangsih pemikiran terhadap masyarakat setempat tentang pentingnya keberadaban kampung adat, serta tradisi-tradisi yang terkandung di dalamnya.

“Kita memperkuat adat dan budaya disana, kita memberi motivasi kepada generasi untuk kembali bertani dan menanam pohon,” terang Heppi.

Ia berharap agar semua orang Nggela berpartisipasi bersama-sama untuk kepentingan kampung adat Nggela.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Nggela
Previous ArticleTiga Perusahaan Diadukan ke DPRD Sumba Barat atas Dugaan Pencaplokan Lahan
Next Article Pilkada Malaka: Demokrat dan Golkar Mengerucut ke Petahana

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.