Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kemen PPPA Apresiasi Kebijakan Kemendikbud
KESEHATAN

Kemen PPPA Apresiasi Kebijakan Kemendikbud

By Redaksi15 April 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga (Foto : Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengapresiasi kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memenuhi harapan suara anak yang tertuang dalam Survei Ada Apa Dengan Covid- 19 (AADC-19) dan keluhan orangtua selama proses Belajar di Rumah (BdR) di tengah pandemi virus corona.

Kebijakan Kementerian yang dipimpin oleh Menteri Nadiem Makarim tersebut yaitu membuat program belajar dari rumah yang ditayangkan di Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Dan, ada rencana pengesahan revisi Peraturan Mendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler yang dapat digunakan untuk membeli kuota internet para siswa.

Sebelumnya, Kemen PPPA telah melakukan survei AADC-19 terhadap 717 anak dari 29 provinsi yang disebarkan oleh Forum Anak Nasional (FAN) melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa 58 persen anak merasakan proses BdR tidak menyenangkan.

Kemen PPPA menilai program belajar dari rumah yang ditayangkan di TVRI mulai Senin, 13 April 2020 untuk masa 3 (tiga) bulan menjadi alternatif solusi agar proses BdR lebih mengasyikkan bagi anak-anak dan alternatif program untuk menjangkau pelajar yang tidak memiliki akses internet.

“Kami mengapresiasi dan menyambut gembira langkah cepat Kemendikbud yang berkomitmen menunjang proses BdR pada masa pandemi Covid – 19 melalui program belajar dari rumah yang ditayangkan di TVRI,” ujar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam siaran pers yang diterima VoxNtt.com, Selasa (14/04/2020).

Menteri Bintang menilai program ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah agar proses BdR bagi anak Indonesia menjadi lebih menyenangkan, merangsang kreativitas anak dan menghilangkan kejenuhan.

Di samping itu kata dia, berdasarkan hasil diskusi antara fasilitator FAN, fasilitator sekolah ramah anak, dan orangtua siswa, juga ditemukan adanya keluhan dari para orangtua terkait mahalnya biaya kuota internet untuk menunjang proses BdR.

Ternyata tanpa perlu menunggu lama, Kemendikbud akan segera mengesahkan revisi Peraturan Mendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler yang dapat digunakan untuk membeli kuota internet para siswa.

“Tidak semua anak di Indonesia dapat mengakses internet, dan kuota internet bukan barang yang murah. Banyak orangtua yang mengeluh tidak memiliki cukup biaya untuk membiayai kuota internet. Oleh karenanya, kami mendukung langkah Kemendikbud untuk segera mengesahkan revisi peraturan bantuan teknis operasional sekolah yang dapat digunakan untuk membeli kuota internet,” ungkap Menteri Bintang.

Menteri Bintang berpesan agar selama belajar di rumah, proses pendampingan BdR menjadi tanggung jawab bersama antara orangtua dan satuan pendidikan.

Oleh karenanya, silabus khusus bagi guru, orangtua, dan siswa tentang pembagian peran juga dibutuhkan.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kemen PPPA Kemendikbud RI Kota Kupang Nasional Virus Corona
Previous ArticleTim Satgas Covid-19 Kodim 1604 Kupang Kembali Semprot Disinfektan
Next Article Tidak Perlu Takut dengan Virus Corona

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.