Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Hasil Rapid Test 1 dari 10 Santri Pondok Pesantren Magetan Asal Nagekeo Reaktif
HEADLINE

Hasil Rapid Test 1 dari 10 Santri Pondok Pesantren Magetan Asal Nagekeo Reaktif

By Redaksi29 April 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nagekeo, dr. Yohanes Don Bosko Do, merilis 1 kasus baru positif Covid-19 versi Rapid test ditemukan di Nagekeo (Foto: Patrick/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Media Center Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nagekeo, Rabu 29 April 2020 merilis, 1 dari 10 santri pondok pesantren Temboro, Magetan, Jawa Tengah asal Nagekeo dinyatakan reaktif rapid test.

Mereka kini tengah menjalankan karantina total di Puskesmas Danga dan Puskesmas Kaburea.

Kesepuluh santri Ponpes Tamboro, Magetan Jawa Tengah, sebelumnya berstatus P2T2 pada tanggal 16 april 2020. Penanganan terhadap 10 santri ponpes Tamboro ini semakin terfokus menyusul ditemukannya 16 orang santri dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil SWAB.

Dikabarkan, dari 305 Santri yang diperiksa rapid test, 31 Santri dinyatakan reaktif dan 16 diantaranya dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan SWAB.

Pelacakan kontak erat OTG yang hasil rapid test reaktif telah dilakukan pada hari Senin, 27 April 2020 dan seluruh kontak erat telah dijadwalkan untuk pemeriksaan rapid test.

Kesepuluh nama OTG dan hasil rapid test pertama sebagai berikut:

• WTM, usia 13 Tahun, jenis kelamin Perempuan, alamat, RT 10, Dusun Kaburea, Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae dengan hasil Non Reaktif.
• MA, usia 15 Tahun, laki-laki, alamat, RT 10, Dusun Kaburea, Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae hasilnya Non Reaktif.
• DR, usia 16 Tahun, Perempuan ,alamat RT 09, Dusun Kaburea, Desa Tendakinde, Wolowae hasil rapit test non Reaktif.
• HA, usia 15 Tahun, laki-laki, alamat RT 07, Alorongga, Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa, hasil rapit test non Reaktif.
• WH, usia 15 Tahun, Laki-laki, alamat RT 06, Dusun 2, Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, hasilnya non reaktif.
• SK, usia 16 Tahun, Laki-laki, alamat RT 02, Dusun Dam, Mbay Dam, Desa Nggolombay, Aesesa. Hasilnya Non Reaktif.
• FG, usia 16 Tahun, Laki-laki, alamat RT 07, Alorongga, Kelurahan Mbay I, Aesesa. Hasil rapid test Non Reaktif.
• WPM, usia 15 Tahun, Laki-laki, alamat RT 04, Dusun 2, Desa Nangadhero, Aesesa. Hasil rapid test Non Reaktif.
• FF, usia 15 Tahun, Laki-laki, alamat RT 01, Dusun 1, Desa Nangadhero, Aesesa. Hasil rapid test Non Reaktif.
• MRSI, usia 17 Tahun, Laki-laki, alamat RT 38, Lingkungan Danga 3, Kel. Danga, Kecamatan Aesesa. Hasil rapid test Reaktif.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nagekeo selanjutnya akan mengirimkan Swab ke RSUD WZ Yohanes, Kupang.

Kepada seluruh keluarga yang merasa pernah memiliki kontak dengan pasien OTG di atas, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Untuk diketahui, istilah reaktif dan non reaktif digunakan pada pemeriksaan rapid test. Prinsipnya, pemeriksaan ini hanya melihat reaksi yang ditimbulkan antara antigen dan antibodi.

Antigen pada kaset rapid test akan menimbulkan reaksi bila bertemu dengan antibodi dalam spesimen darah yang diteteskan pada kaset.

Sementara antibodi dalam diri manusia dapat terbentuk jikalau ada virus yang masuk. Karena itu, hasil rapid tes belum dapat disimpulkan sebagai positif Covid-19.

Penulis: Patrik Djawa

Editor: Irvan K

covid-19 Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleLengkapi Peralatan Medis untuk Covid-19, Kadis Kesehatan NTT: Kita Sedang Berbenah
Next Article Satu ABK Meratus Sakit, Satgas dan KKP L. Say Siapkan Penanganan Sesuai SOP Covid-19

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.