Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Satu ABK Meratus Sakit, Satgas dan KKP L. Say Siapkan Penanganan Sesuai SOP Covid-19
KESEHATAN

Satu ABK Meratus Sakit, Satgas dan KKP L. Say Siapkan Penanganan Sesuai SOP Covid-19

By Redaksi30 April 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Satgas COVID 19 Sikka, Sirilus Wihelmus. (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT-Satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Meratus yang rencananya hari ini, Kamis (30/4/2020) berlabuh di Pelabuhan L. Say diinformasikan sakit.

Satgas Covid-19 Sikka dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) L. Say akan bertindak dan menangani yang bersangkutan sesuai SOP penanganan Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 Sikka, Sirilus Wihelmus mengatakan masih mengecek kebenaran informasi.

“Saya sudah koordinasi dengan Pelindo dan KKP L. Say soal ini dan kami akan bertindak sesuai protokoler yang berlaku,” ungkapnya kepada VoxNtt.com di ruangan kerjanya pada Kamis (30/4/2020) pagi.

Langkah yang dimaksud adalah skrining informasi perjalanan dan kontak serta pemeriksaan kesehatan dengan Rapid Test.

Hal ini dilakukan lantaran, KM Meratus datang dari Surabaya yang merupakan salah satu Zona Merah Covid-19 di Indonesia. ABK tersebut diinformasikan menunjukkan gejala batuk, pilek dan sesak nafas.

Hal senada disampaikan Kepala KKP L. Say, Wendelinus Tesen. “Kami dapat informasi ABK ini sesak nafas dan pihak kapal meminta menyediakan ambulans,” ujar Tesen yang sudah melengkapi diri dengan APD di Pelabuhan L. Say.

“Kami akan lakukan sesuai SOP. Pertama diskrining lalu Rapid Test, hasilnya kita laporkan ke Bupati untuk tindakan selanjutnya,” ungkapnya.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Boni J

Sikka Virus Corona
Previous ArticleHasil Rapid Test 1 dari 10 Santri Pondok Pesantren Magetan Asal Nagekeo Reaktif
Next Article ABK Sakit, KM Meratus Belum Diperbolehkan Berlabuh di Pelabuhan Maumere

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.