Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Warga Desak Copot Kades Lela, Bupati Sikka Anjurkan Temui BPD
VOX DESA

Warga Desak Copot Kades Lela, Bupati Sikka Anjurkan Temui BPD

By Redaksi13 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Sikka, Robi Idong berdialog dengan warga Desa Lela yang menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Kepala Desa Lela. (Foto: Are de Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Puluhan warga Desa Lela, Kecamatan Lela menemui Bupati Sikka Robi Idong Kantor Bupati setempat, Rabu (13/05/2020).

Mereka mendesak Bupati Idong untuk memberhentikan Kepala Desa Lela Frederich Frans Baba Djoedje dan menunjuk Pejabat Sementara.

“Kami hari ini menyerahkan mosi tidak percaya kepada Kepala Desa Lela dan meminta Bapak Bupati segera memberhentikan Kepala Desa serta menunjuk Pejabat Sementara,” tegas juru bicara warga Lela, Kristoforus Gregorius di hadapan Bupati dan sejumlah pimpinan OPD.

Kristo mengaku selama ini warga Desa Lela tidak menikmati pembangunan lantaran ketidakmampuan Kepala Desa.

“Terbukti sejak 2016, 2017, 2018, dan 2019 menghasilkan Silpa sampai Rp 3 Miliar,” terangnya.

Kristo menambahkan, Kades Lela dinilai otoriter dan melakukan praktik KKN dalam menjalankan pemerintahan.

“Kepala Desa seenaknya melakukan pergantian staf dan menggantikan tim penyusun RKPDes yang telah dipilih masyarakat,” tandas Kristo.

Salah satu persoalan pengelolaan keuangan yang disorot adalah pengadaan anak babi dalam program beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa, yang mana dalam anggarannya menyertakan Pajak Pertambahan Nilai. Padahal menurut Kristo tidak seharusnya ada pajak.

Selain itu, Kristo juga menyebutkan soal buruknya koordinasi Kades Lela dengan pemerintahan di atasnya terutama Camat Lela untuk memperjuangkan kepentingan warga Desa Lela.

Tidak luput, Kristo menyoroti Kepala Desa Lela yang dinilai tidak mengutamakan pencegahan dan penanganan Covid-19, tetapi lebih fokus pada pembangunan fisik seperti turap dan rabat jalan.

Terhadap tuntutan warga tersebut, Bupati Idong menyarankan warga agar kembali dan menyampaikan mosi tidak percaya tersebut kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lela.

Menurut Bupati Idong, desa merupakan pemerintahan yang otonom.

“Pemerintahan Desa adalah pemerintahan yang otonom. Di desa ada BPD. Sampaikan mosi tidak percaya ini ke BPD dan setelah BPD proses hasilnya disampaikan ke kami agar kami telaah dan tindaklanjuti,” tambahnya.

Meski demikian, Bupati Idong menyatakan pihaknya tetap menerima aspirasi dari masyarakat Desa Lela.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Desa Lela Robi Idong Sikka
Previous ArticleUpdate Covid-19 di Ende: 1 Positif, 104 Karantina
Next Article PDIP NTT Bantu APD untuk Puskesmas dan Klinik di Malaka

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.