Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polisi Periksa Pelaku Pemukulan Petugas Medis di Puskesmas Wae Nakeng
HUKUM DAN KEAMANAN

Polisi Periksa Pelaku Pemukulan Petugas Medis di Puskesmas Wae Nakeng

By Redaksi18 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak depan Kantor Mapolsek Lembor (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Polisi Sektor (Polsek) Lembor telah memeriksa N pelaku pemukulan HJ petugas medis di UPTD Puskesmas Wae Nakeng, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat (Mabar), Sabtu (16/05/2020).

Kapolsek Lembor Ipda Yoga Darma Susanto mengatakan, pemeriksaan N untuk meminta klarifikasi terkait alasannya memukul korban.

“Hari sabtu kemarin sudah periksa pangilan klarifikasi,” ungkapnya saat dihubungi VoxNtt.com, Senin (18/05/2020).

Dari keterangan yang diambil kata Yoga, pelaku memukul korban karena pesan WhatsApp (WA) yang beredar.

“Karena pesan WA yang beredar yang belum tahu asal usulnya,” jelas Yoga.

Terkait isi pesan WA yang beredar, Yoga enggan berkomentar.

“Besok saja saya kasih rilisnya,” tutup Yoga

Untuk diketahui sebelumnya, HJ telah melaporkan N pelaku pemukulan ke Polsek Lembor Rabu (13/05/2020) lalu.

HJ mengaku tidak mengetahui alasan N memukul dirinya. Tapi yang jelas kata dia, sebelum N memukul, N sempat mengatakan dirinya dalang pembuat keresahan di tengah-tengah masyarakat saat Covid-19.

“Kejadiannya sekitar pukul 13.50 Wita. Saya bersama ibu Kepala Puskesmas masih membuat laporan. Tiba-tiba N datang dengan emosi, mengatakan saya dalang pembuat keresahan di tengah-tengah masyarakat di saat Covid-19. Alhirnya dia pukul saya di kepala bagian kanan. Bersyukur Ibu Kepala Puskesmas teriak dan satpam langsung datang dan melerai kami,” ungkapnya saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu malam

HJ mengatakan setelah memukul dan dilerai oleh satpam, N langsung pergi. Dia juga tidak sempat menanyakan alasannya.

Atas pukulan tersebut, HJ mengalami memar dan bengkak di kepala bagian kanan.

HJ mengakui selama ini dirinya merupakan salah satu anggota Tim Unit Pemantauan Covid-19 sekaligus, petugas yang memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di tengah-tengah masyarakat.

“Namanya bagian KIE, ya saya harus omong tentang bahaya Covid-19 serta imbauan-imbauan dari pemerintah. Yang saya katakan sesuai dengan protokol kesehatan. Tidak ada yang menyimpang,” ungkap HJ yang juga adalah KTU di UPTD Puskesmas Wae Nakeng.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

polsek lembor Puskesmas Wae Nakeng
Previous ArticleDua Kader PKB Matim Berbeda Haluan Soal Pabrik Semen
Next Article Breaking News: NTT Tambah 3 Kasus Positif Covid-19, Semuanya Berasal dari Ende

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.