Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Penerapan “New Normal” di Ende, Pedagang Sayur Akan Ditempatkan di Terminal
NTT NEWS

Penerapan “New Normal” di Ende, Pedagang Sayur Akan Ditempatkan di Terminal

By Redaksi29 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ende H. Djafar Haji Achmad saat acara pembagian APD kepada para pedagang dan awak media di Kantor Bupati beberapa waktu lalu (Foto: Copy Right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemkab Ende sedang merekayasa aktivitas orang untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah setempat. Salah satunya ialah mengurangi kepadatan terutama di pasar-pasar.

Bupati Ende H. Djafar Haji Achmad menyatakan, upaya ini dilakukan dalam rangka menerapkan kebijakan kehidupan yang baru (new normal) atau tatanan kehidupan baru.

Kebijakan tersebut akan diterapkan pada pertengahan Juni nanti. Dalam realisasi aturan tersebut, pemerintah ditekankan untuk mencegah kerumunan massa untuk menghindar tertular Covid-19 dari orang ke orang.

Baca: PADMA Tanggapi Kebijakan Pemprov NTT di Tengah Wabah Corona

“Ke depannya, pedagang yang jual sayur pada malam hari, dari Moni, dari Beibenga atau dari Bajawa kita atur mereka di Terminal. Kita siapkan tenda di sana dan mereka jual di situ. Ini supaya untuk mengurangi kepadatan pasar Mbongawani,” kata Djafar dalam acara Launching penyerahan BLT di Aula Fird, Nanganesa, Kamis (28/05/2020) pagi.

Selain itu, pemerintah juga akan mengatur ulang jalur keluar masuk di pasar Mbongawani. Petugas nanti ditempatkan untuk mengontrol masyarakat yang langgar protokol kesehatan.

Bagi masyarakat yang tidak memakai masker akan dipulangkan. Begitupula kepada pedagang akan dijelaskan tata laksana protokol.

Baca: Rencana Sambut PMI di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Respon Keuskupan Agung Ende

“Setiap pembeli nanti dicek suhu tubuh, cuci tangan dan boleh bisa masuk untuk belanja. Harus mulai disiplin diri kita sendiri,” katanya.

Bupati Djafar memastikan kebijakan membuka akses orang dan barang akan dibuka di Kabupaten Ende dalam waktu dekat. Hal ini untuk menormalisasi perputaran ekonomi masyarakat.

Namun, masyarakat ditekankan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan.

“Kita tidak saja tinggal di rumah saja. Ekonomi kita macet. Penyakit ini ada pada diri kita masing-masing. Dia (virus) ada dengan kita disini Ende maka kita harus, saya katakan harus patuhi protokol kesehatan,” tegas Bupati Djafar.

“Ini nanti kebiasaan baru ke depan, wajib kita laksanakan. Kemarin, kita pertemuan dengan pak Gubernur, kita bicarakan kebiasaan baru macam itu,” tutur dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Djafar Achmad Ende
Previous ArticleSatu Lagi PMI Asal NTT Meninggal Malaysia, PADMA Sedang Urus Pemulangan Jenazahnya
Next Article Hidup Sebatang Kara, Petronela Luput dari Perhatian Pemerintah

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.