Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Satu Lagi PMI Asal NTT Meninggal Malaysia, PADMA Sedang Urus Pemulangan Jenazahnya
Human Trafficking NTT

Satu Lagi PMI Asal NTT Meninggal Malaysia, PADMA Sedang Urus Pemulangan Jenazahnya

By Redaksi29 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gabriel Goa, direktur PADMA Indonesia (Foto: Isitmewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Satu lagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur meninggal di Malaysia.

Ia adalah Hermanus Bali Mema (29), PMI asal Kelurahan Kalena Rongo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Direktur PADMA Indonesia Gabriel Goa menginformasikan, Hermanus menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Sibu Serawak, Tanjung Kunyit, Malaysia pada Jumat, 22 Mei 2020 lalu.

“Saat ini jenazah sudah di Rumah Sakit Sibu Serawak, atas nama Hermanus Bali Mema. Kerja di Tanjung Kunyit,” ungkap Gabriel dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Jumat (29/05/2020).

Ia mengaku, PADMA Indonesia dihubungi pihak Yayasan Donders di Sumba Barat Daya untuk membantu memulangkan jenazah almarhum ke kampung halamannya.

PADMA Indonesia kemudian, lanjut Gabriel, langsung berkoordinasi dengan pihak BP2MI dan Kemenlu RI untuk memastikan keberadaan almarhum.

“Informasi yang kami peroleh, tapi perlu dicek akurasi datanya bahwa almarhum berangkat secara prosedural bukan ilegal,” kata Gabriel.

Ia pun mengharapkan kerja sama dan bantuan konkret dari pemerintah pusat hingga daerah untuk membantu pemulangan almarhum.

Diharapkan pula pemerintah bisa membantu memulangkan 193 PMI asal NTT yang sudah berakhir masa kontrak kerjanya, baik prosedural maupun yang non prosedural berdasarkan data BP2MI.

Gabriel juga mengharapkan Pemkab se-NTT bisa bekerja sama dengan para Kepala Desa untuk mendata PMI, baik prosedural maupun non prosedural yang sudah balik ke provinsi itu.

Itu terutama bagi PMI yang pulang, baik sebelum maupun saat pandemi Covid-19 ini.

Menurut dia, para PMI itu perlu dibantu melalui bantuan sosial, juga bisa memberdayakan SDM-nya lewat Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dan diurus resmi lewat LTSA agar tidak ilegal lagi dan menjadi korban human trafficking,” sambung Gabriel.

Tak hanya itu, Gabriel mengharapkan Pemprov dan Pemkab se-NTT serius mempersiapkan SDM calon PMI.

Mereka wajib dilatih di BLK profesional agar memiliki kompetensi dan kapasitas, serta diberangkatkan resmi lewat LTSA dan embarkasi NTT, bukan di luar negeri.

Hal ini bertujuan agar para PMI terdata resmi dan remitensi mereka kembali ke NTT, bukan ke tempat lain.

“Hal ini sesuai dengan Pergub NTT dan UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia,” ujar Gabriel.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Padma PADMA Indonesia
Previous ArticleIKKA Kembali Bagikan Sembako untuk Mahasiswa Alor di Kupang
Next Article Penerapan “New Normal” di Ende, Pedagang Sayur Akan Ditempatkan di Terminal

Related Posts

Kementerian HAM Gandeng Lembaga Vokasi di Sumba Cegah Perdagangan Orang

7 Juli 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.