Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Istri Kades Oeolo TTU Ikut Terima BLT Dana Desa
VOX DESA

Istri Kades Oeolo TTU Ikut Terima BLT Dana Desa

By Redaksi31 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Fransiska N. Opat istri dari Kepala Desa Oeolo, Kecamatan Musi, Kabupaten TTU, Laurensius Besa ikut menjadi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

BLT dari Dana Desa Oeolo tahap 1 tersebut dibagikan pada Kamis 28 Mei 2020 lalu.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, selain istri sang kades, juga terdapat suami atau istri dari aparat desa, anggota BPD dan juga tenaga kontrak daerah ikut menerima BLT.

Kepala desa Oeolo Laurensius Besa membenarkan bahwa istrinya termasuk dalam penerima BLT Dana Desa.

Selain itu, suami atau istri dari aparat desa, BPD dan tenaga PTT Kabupaten TTU juga ikut menerima BLT Dana Desa.

Ia beralasan kebijakan itu diambil lantaran BLT disalurkan sebagai bentuk antisipasi dari pandemi Covid-19 saat ini.

“Betul, itu pertimbangannya karena bantuan ini (BLT Dana Desa) untuk dampak covid, sehingga bukan BPD sendiri tapi dengan perangkat desa, yang dimasukkan itu suami atau istri yang bukan pejabatnya, termasuk tenaga kontrak,” tutur Kades Laurensius saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui telepon, Minggu (31/05/2020).

Ia mengungkapkan, total keseluruhan penerima BLT Dana Desa Oeolo sebanyak 95 KK.

Kades Yohanes mengaku pihaknya langsung membagikan untuk 3 bulan. Sehingga setiap penerima langsung mendapat Rp 1,8 Juta.

“Setelah kita realisasi baru ketahuan ada 3 KK miskin yang memang namanya tidak dimasukkan (sebagai penerima bantuan),” tutur Kades Laurensius.

Terkait persoalan tersebut dirinya sudah menyampaikan ke tim dari DPMD TTU maupun BPKP yang berkunjung ke desanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, jika memang kebijakan yang diambil Pemdes Oeolo keliru, maka dana yang sudah diterima oleh istrinya dan juga aparat desa, BPD dan tenaga kontrak daerah siap untuk dikembalikan.

“Kalau memang toh aturannya dan juga pertimbangannya bahwa itu sudah melanggar kami siap untuk mengembalikan dan uang itu, sebagian besarnya sudah dikembalikan,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Desa Oeolo TTU
Previous ArticleKebijakan Kades Oeolo TTU dalam Penyaluran BLT Dinilai Keliru
Next Article Aliansi Mahasiswa Manggarai Raya Kupang Tolak Pabrik Semen dan Tambang, Ini Dasar Pikirnya

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.