Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
alterntif text

Betun, Vox NTT- Hingga kini tampak Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) belum memasang baliho sebagai media kampanye untuk maju Pilkada tahun 2020 ini.

Sang petahana dikabarkan bakal berpasangan dengan Anggota DPRD Malaka Wandelinus Taolin untuk maju di Pilkada Desember mendatang.

Keduanya belum memasang baliho sebagai media kampanye. Padahal, sejumlah bakal calon lain sudah ramai memasang baliho di berbagai tempat di Kabupaten Malaka.

Bupati SBS sendiri menyatakan, dirinya tidak perlu lagi bersosialisasi diri dan berkampanye lewat baliho.

Ia mengklaim masyarakat Malaka sudah mengenalnya dan sudah merasakan hasil dari kepemimpinannya selama ini.

“Mereka yang belum dikenal masyarakat silakan berkampanye dan sosialisasikan diri dengan tawaran program yang pro rakyat,” kata Bupati SBS, Senin (01/06/2020).

“Kalau saya tidak perlu, karena masyarakat Malaka sudah mengenal saya dan sudah menikmati hasilnya,” sambung mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu.

Bupati SBS menambahkan, dirinya sudah melakukan yang terbaik untuk masyarakat Malaka.

Sebab itu, ia berpendapat tidak perlu lagi mensosialisasikan diri. Kata dia, masyarakat sudah tahu siapa yang lebih pantas memimpin Rai Malaka.

“Selama ini saya dan almarhum Daniel Asa memimpin, rakyat tidak pernah kelaparan, karena kami buat kebun untuk rakyat,” katanya.

Kemudian, lanjut Bupati SBS, kepeminannya juga fokus pada pelayanan kesehatan dengan menggratiskan semua fasilitas kesehatan.

“Selama kami di sini, rakyat tidak pernah banjir lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, karena kami tahu cara mengatasinya,” imbuh Bupati SBS.

Untuk diketahui, jadwal Pilkada serentak 2020 ini diundur tiga bulan dari semula 23 September ke Desember 2020.

Penundaan ini dilakukan mengingat pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Kabupaten Malaka adalah salah satu daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada pada Desember 2020 sesuai penetapan tahapan Pilkada oleh KPU RI.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba