Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Siap “Perang” di Pilkada Malaka, Kim Taolin Minta Restu Leluhur
Pilkada

Siap “Perang” di Pilkada Malaka, Kim Taolin Minta Restu Leluhur

By Redaksi2 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bersama keluarga besarnya, Kim Taolin " nyekar" meminta restu dan berkat menghadapi "perang " Pilkada Malaka tahun 2020 ini. Foto diambil Minggu (02/08/2020). (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Kim Taolin, bakal calon Wakil Bupati Malaka yang berpasangan dengan Simon Nahak melakukan “nyekar” atau ziarah ke makam leluhur di Kampung halamannya, Butero, Desa Kusa, Kecamatan Malaka Timur, Minggu (02/08/2020).

Nyekar di kuburan leluhur merupakan tradisi orang Malaka yang berbudaya luhur. Biasanya ritual adat ini dilakukan sebelum memulai suatu kegiatan besar. Misalnya pergi merantau, ikut berkompetisi dalam sebuah ajang, bahkan ikut berperang.

Menurut kepercayaan orang Malaka tradisi itu untuk mendapatkan berkat dan restu dari leluhur.

Dengan demikian, dipercaya bahwa setelah ritual nyekar akan selamat sampai tujuan, menang dalam perlombaan dan selamat dalam berperang.

Kepercayaan itu sudah turun – temurun dilakukan oleh masyarakat adat Kabupaten Malaka pada umumnya.

“Saya bersama pak Simon Nahak sudah dapat 5 kursi DPRD dari PKB, PSI dan Perindo, jadi sudah pasti maju. Hari ini saya datang melakukan ritual untuk minta restu dari leluhur,” ujar Kim Taolin saat ditemui di makam leluhur bangsawan Kusa, Butero.

Ia menjelaskan, tradisi ini biasa dilakukan oleh masyarakat adat setempat sebelum pergi berperang.

Dipercaya, kekuatannya sangat mujarab dan bisa memenangkan pertandingan ataupun peperangan, setelah melakukan ritual tersebut.

“Ini merupakan tradisi dari dulu. Dahulu biasanya kalau orang pergi berperang, mereka melakukan hal yang sama seperti saya lakukan sekarang,” jelas Kim.

Sebagai anak bangsawan Kusa, Kim adalah anak muda yang sangat dihormati di kalangan para pemangku adat di daerah kecamatan Malaka Timur dan sebagian besar Kecamatan Laenmanen Kabupaten Malaka.

Untuk urusan adat istiadat leluhur, Kim Taolin adalah tokoh masyarakat yang sangat berbudaya di Kabupaten Malaka pada umumnya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Kim Taolin Malaka Simon Nahak
Previous ArticleMau Listrik Subsidi Covid-19? Begini Caranya
Next Article Pordasi Ngada: Perlombaan Pacuan Kuda Amalelu Legal dan Resmi

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.