Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Aksi Bersatu Lawan Covid-19 dari KMPK Kupang
MAHASISWA

Aksi Bersatu Lawan Covid-19 dari KMPK Kupang

By Redaksi4 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kesatuan Mahasiswa Pelajar Komodo (KMPK) Kupang menggelar aksi Bersatu Melawan Covid-19 di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Senin (03/08/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kesatuan Mahasiswa Pelajar Komodo (KMPK) Kupang menggelar aksi bersatu melawan Covid-19 di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Senin (03/08/2020).

Aksi bersatu melawan Covid-19 ini diisi dengan membagi masker di seputaran Labuan Bajo. KMPK juga memberikan sejumlah solusi alternatif kepada masyarakat dalam memerangi Covid-19.

Ketua panitia pelaksana Maksi Naban menerangkan tema aksi yang dilakukan KMPK Kupang di Labuan Bajo adalah ‘Bersatu Melawan Covid-19’.

Kegiatan ini kata Naban, dilakukan atas dasar panggilan nurani KMPK guna menyikapi persoalan masyarakat saat ini.

“Kami tahu bahwa masyarakat Mabar sudah mengikuti kebijakan New Normal ini dengan baik. Seruan aksi adalah bagian dari komitmen kami untuk selalu mendukung masyarakat,” ungkapnya kepada VoxNtt.com, Selasa (04/08/2020).

Sementara itu, Ketua Umum KMPK Kupang Yohanes W. Putra menjelaskan seruan yang dilakukan, merupakan tanggung jawab moril KMPK sebagai putra-putri daerah.

Hal itu dilakukan kata Yohanes, untuk menggugah kesadaran dan partisipasi masyarakat Mabar dalam beradaptasi dengan tuntutan kebijakan New Normal.

Pemberlakuan kebijakan New Normal ini jelasnya, mewajibkan semua masyarakat merawat tatanan kehidupan baru.

“Selain menjaga kebersihan diri dan lingkungan, kita juga diharapkan untuk tetap menjaga jarak atau hindari keramaian atau berkumpul,” jelasnya.

Hal lain juga jelas Yohanes, untuk dunia pendidikan, sekolah dari rumah adalah salah satu tuntutan kebijakan terbaru.

“Tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan kualitas anak sekolah. Karena kondisi sosial ekonomi, mereka kesulitan mengikuti sistem pendidikan online mereka kehilangan kesempatan belajar yang layak,” pungkasnya

Dari semua konsep yang ada, Yohanes menjelaskan, KMPK Kupang menawarkan sejumlah solusi alternatif dalam menjalankan era New Normal.

Hal yang perlu dilakukan kata dia, harus ada peran aktif negara untuk menyediakan pelayanan pendidikan (tenaga pengajar & saran prasarana) yang memadai dengan berbasiskan tuntutan New Normal.

“Pastikan layanan pendidikan itu menyentuh semua lapisan golongan anak sekolah,” tegasnya.

Selain itu juga, dibutuhkan peran aktif orangtua atau wali untuk memastikan generasi muda (anak sekolah) tetap belajar sebagaimana layaknya.

“Kita berharap agar masalah tatanan kehidupan baru ini bisa dilalui dengan baik, tanpa adanya masalah baru,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleSaling Klaim Dapat Parpol di Pilkada Mabar, Pengamat: Politik Itu Sangat Dinamis
Next Article Vox Point Gelar Diskusi “Berburu Tiket Partai Politik”

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.