Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»NTT Terancam Kemarau Panjang, BMKG Beri Peringatan untuk 14 Daerah
HEADLINE

NTT Terancam Kemarau Panjang, BMKG Beri Peringatan untuk 14 Daerah

By Redaksi19 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sulton Kharisma (Foto : Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang mencatat dari 23 Wilayah Zona Musim (ZOM) di NTT terdapat 14 wilayah bakal terlambat memasuki musim hujan di tahun 2020 ini.

Pada Jumat (18/09/2020), Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kupang, Fera Adrianita mengatakan, BMKG telah memberikan peringatan dini kepada 14 kabupaten/kota di NTT, dikarenakan sudah melewati 60 hari tidak terjadi hujan ringan.

14 Kabupaten/kota yang mendapat peringatan yakni, Kota Kupang, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Sikka Lembata, Alor, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote, Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Belu.

“Itu yang sudah statusnya awas, dan peluang ke depannya curah hujannya juga rendah. Jadi kita memberikan peringatan dini kekeringan meteorologis,” katanya kepada wartawan, Sabtu (19/09/2020).

Dengan demikian prediksi musim hujan di NTT akan dialami saat memasuki bulan November dan Desember 2020.

“Yang paling pertama masuk hujan itu di Manggarai. Itu pun Oktober jadi kalau sekarang hujan itu pun hujan kecil saja. Jadi kalau musim kemarau itu tidak selalu tidak ada hujan, tapi itu juga kecil,” jelasnya.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sulton Kharisma juga menyampaikan bahwa sebelum memasuki musim hujan tahun 2020 ini, dalam 3 hari ke depan di wilayah NTT bisa berpotensi cerah berawan dan hujan ringan. Daerah yang mendapat hujan ringan adalah Manggarai.

“Hari ini sudah terjadi hujan, kemudian besok juga ada di Manggarai, Manggarai Barat, dan sebagian Alor,” ucapnya.

Ia mengatakan terkait hujan ringan tersebut belum bisa dipastikan NTT telah masuk musim penghujan.

Hujan ringan yang dialami itu dikarenakan gangguan cuaca di wilayah Australia atau terhentinya Monsun Australia.

Sementara angin di wilayah NTT cenderung lemah, sehingga secara langsung pun wilayah-wilayah musim di NTT lainnya akan dipastikan terlambat memasuki musim hujan.

Penulis : Tarsi Salmon

Editor : Irvan K

BMKG Kota Kupang
Previous ArticlePulang dari Amerika Demi Sabu Raijua, Begini Alasan Orient Riwu Kore Maju dalam Pilkada
Next Article Pengurus Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang Resmi Dikukuhkan

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.