Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Secangkir Kata-Antologi Puisi Epi Muda
Sastra

Secangkir Kata-Antologi Puisi Epi Muda

By Redaksi27 September 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: onmogul[dot]com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Secangkir Kata

Adakah secangkir kata itu jatuh tersungkur

dalam gugusan barah rindu dan secarik kertas usang?

 

Barangkali itulah filosofi kata dalam barisan senda gurau

saat kata sedang meranum dalam gengaman rindu

 

“Apakah negeri ini kekurangan kata-kata

untuk membahasakan keluh kesah rakyat miskin?”

 

Karena itu secangkir kata menjadi pengobat

dalam rimba kesengsaraan orang kecil.

Unit Gabriel, 2020

Doa 1

Tuhan,

sudahkah engkau mencatat sebait namaku

dalam buku kehidupan?

Kapela Agung, 2020

Doa 2

Tuhan,

masikah engkau jatuhkan cintamu padaku?

 

Andaikan cintamu itu mahal harganya

pastikan aku dalam meditasiku

agar aku sedapat mungkin

membelinya dengan seharga tak berhingga!

Kapel unit, 2020

Di pelataran Sunyi

Adalah kita yang masih utuh

di persimpangan surga

sumber mata air kehidupan.

Kamar Tidur, 2020

*Penulis Epi Muda, Mahasiswa STFK Ledalero. Penulis sekarang tinggal di Unit Gabriel. Penulis termasuk dalam anggota Sastra Kotak Sampah. Penulis sering menulis dan karyanya pernah terbit di Pos Kupang, Warta Flobamora, dan VoxNtt.com.

Antologi Puisi Puisi Akhir Pekan
Previous ArticlePolres Mabar Didesak Segera Tangkap Asis de Ornay
Next Article BOPLBF Gelar Pelatihan Resin di Ende, Alternatif Baru Industri Kreatif

Related Posts

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026

Pilu yang Tidak Pernah Sembuh

3 Februari 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.