Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»DPRD Sabu Raijua: Bantuan Covid Rp104 Miliar Jangan Dipolitisasi
Regional NTT

DPRD Sabu Raijua: Bantuan Covid Rp104 Miliar Jangan Dipolitisasi

By Redaksi13 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Bansos
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Seba, Vox NTT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sabu Raijua telah menyetujui anggaran sebesar Rp 104 miliar untuk pengadaan sembako dan bantuan lainnya bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Sebagai anggota DPRD yang juga sekaligus Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua nomor urut 2, Orient P. Riwu Kore dan Tobias Uli (Paket IE RAI), Karel Modjo Djami berharap bantuan tersebut tidak dipolitisasi oleh petahana untuk kepentingan Pilkada.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, ada berbagai bantuan yang akan disalurkan oleh pemerintah. Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Oleh karena itu, masyarakat selaku penerima bantuan jangan mudah percaya jika ada calon kepala daerah yang mengaku bantuan tersebut berasal darinya.

“Uang atau bantuan lainnya dalam bentuk sembako yang diberikan pemerintah untuk membantu bapa mama selama pandemi covid-19, itu semua adalah uang dari bapa mama sekalian,” ujar pria yang yang akrab disapa Into Djami saat paket IE RAI melakukan kampanye terbatas di Kelurahan Keliha, Kecamatan Sabu Timur, Sabtu (09/10/2020).

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sabu Raijua itu juga meminta masyarakat yang hadir untuk merekam apabila ada calon kepala daerah menggunakan bantuan covid sebagai senjata untuk memenangkan Pilkada.

“Kalau seandainya ada kepala dinas atau orang dinas yang datang memberikan bantuan, lalu mereka bilang itu bantuan dari pak bupati atau petahana, tolong direkam. Itu bukan bantuan dari bupati, tapi itu uang masyarakat,” kata Intho.

Pada kesempatan itu, Intho Djami tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam kampanye terbatas dan mendukung Paket IE RAI.

“Anggota DPRD Sabu Raijua ada 20 orang. 10 orang diantaranya berada dalam partai koalisi yang mengusung Paket IE RAI. 10 ini akan mendukung seluruh program yang dibuat IE RAI ke depan,” pungkas Intho Djami. (VoN)

Pilkada Pilkada Sabu Sabu Raijua
Previous ArticleMelayani Masyarakat Tugas Utama Pendeta dan Wali Kota
Next Article “Setelah Orangtua Meninggal, Saya Hendak Merantau ke Malaysia”

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.