Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Hujan-Antologi Puisi Patrick Poto
Sastra

Hujan-Antologi Puisi Patrick Poto

By Redaksi18 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Hujan

Ketika langit mulai menutup senyum pada bibirmu
Dengan warna gelapnya
Di situ rintik-rintik rindu mulai memeluk
Lalu turun menemani padang hati yang haus

Hujan menjadi alarm pada gendang telinga
Yang menyusur pada detik-detik waktu
Yang membawa pulang setangkai kata
Yang telah kering pada sebidang kertas

Dan dalam sunyi aku berharap
Matahari lekas menjelma dalam kenangan
Agar mata tak lelah menatap bunyi
Sindiran gunturan dibalik hujan.

Kau Lupa

Pada mulut manis dan senyum pembungkus kata
Kujumpai segenggam janji
Pada kata yang kutemui di ujung lidah bilik kota
Yang mungkin kau tanggalkan pada jejaknya

Dan saat malam memeluk sunyi
Mimpi pun ikut menari-nari dalam benakku
Dan saat pagi mulai menjelma dari kegelapan malam
Aku pun bertanya-tanya dalam ilusiku
Namun kau telah lupa.

Mimpi malam itu

Saat itu mataku memandang tembus mimpi
Mimpi dalam diri kerumunan
Yang dari tadi mencaci maki
Sesama mereka

Dalam samar-samar pucuk bola mataku
Aku dihadang mundur
Kedinginan yang merayu-rayu pada kulitku

Mataloko, 16 Oktober 2020

Patrick Poto
Previous ArticleAjukan Penyertaan Modal Tambahan Rp5 Miliar ke Bank NTT, DPRD Ende: Pemerintah Lemah
Next Article Bayi Tiga Bulan di Ende Dibunuh, Pelaku Diamankan Polisi

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.