Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Bayi Tiga Bulan di Ende Dibunuh, Pelaku Diamankan Polisi
HUKUM DAN KEAMANAN

Bayi Tiga Bulan di Ende Dibunuh, Pelaku Diamankan Polisi

By Redaksi18 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Polisi telah mengamankan MAW alias Mira (22), pelaku pembunuhan bayi berusia tiga (3) bulan di Jalan Ikan Duyung, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT, Minggu (18/10/2020).

Polisi membenarkan bahwa Mira ialah ibu kandung dari bayi kelahiran 3 Juli 2020 itu.

“Pelaku sudah diamankan di Polres Ende,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Lorensius kepada VoxNtt.com, Minggu siang.

Kasat Lorensius menerangkan, tindak pidana pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu sekitar Pukul 02.20 Wita dini hari di rumah pelaku wilayah Rukun Lima.

Saat itu, bayi jenis kelamin laki-laki berinisial MZG sedang tidur. Kemudian pelaku mengambil pisau di dapur, lalu memotong leher korban.

Akibatnya, bayi tersebut mengalami luka robek pada arteri karotis kanan, kiri dan trake dengan panjang luka sekitar 6 cm. Korban akhirnya meninggal dunia.

Kasat Lorensius mengatakan, saat ini polisi tengah menjalani pemeriksaan dan mengolah tempat kejadian perkara.

“Pelaku melakukan karena ekonomi tidak cukup dan pikiran kosong (stres), karena suami jarang ojek, suami sering main game dan main kartu,” tutur Kasat Lorensius berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Polres Ende
Previous ArticleHujan-Antologi Puisi Patrick Poto
Next Article PMKRI Ruteng Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang di Pilkada 2020

Related Posts

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.