Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»PMKRI Ruteng Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang di Pilkada 2020
Pilkada

PMKRI Ruteng Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang di Pilkada 2020

By Redaksi18 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Heri Mandela, Ketua PMKRI Cabang Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Santu Agustinus mengajak masyarakat Manggarai dan Manggarai Barat untuk menolak politik uang di Pilkada 2020.

Ajakan itu merupakan salah satu dari beberapa poin seruan moral PMKRI Ruteng untuk Pilkada 2020 yang disampaikan secara tertulis oleh Ketua Presidium Hendrikus Mandela dan Sekretaris Jenderal Helena Kindung, Sabtu (17/10/2020).

PMKRI Ruteng memandang Pilkada sebagai sarana demokrasi untuk mewujudkan bonum commune atau kebaikan bersama. Nasib rakyat dan masa depan Manggarai dan Manggarai Barat sangat ditentukan oleh Pilkada yang dilangsungkan kali ini.

Karena itu momentum Pilkada 2020 mesti dimanfaatkan untuk memilih pemimpin yang tulus bekerja untuk melayani kepentingan rakyat.

Selain itu, Pilkada juga dijadikan ajang peningkatan mutu pendidikan politik. Semua pihak mesti berkomitmen untuk menghindari praktik kecurangan karena berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi.

Antara lain, politik rayuan-rayuan semu seperti money politic atau politik uang dan politik primordial yang mengedepankan suku, agama, ras dan golongan (SARA), serta kampanye hitam dan hoaks.

“Kami mengajak masyarakat agar berani melawan, menolak dan menjauhi cara-cara berpolitik yang demikian,” tulis PMKRI Ruteng.

PMKRI juga mengajak pemilih untuk menggunakan hak pilih dan menjadi pemilih cerdas dengan menilai rekam jejak dan visi misi calon pemimpin dalam menentukan pilihannya.

Selain ajakan kepada masyarakat, PMKRI Ruteng juga mengimbau kepada pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati agar berkampanye secara baik. Paslon diminta untuk tidak memprovokasi masyarakat dan tidak menjelek-jelekan paslon lain.

Para Paslon juga diminta untuk tidak menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan.

Selain itu, PMKRI juga menghimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar tetap mempertahankan independensi dan tetap profesional serta menindak tegas pihak-pihak yang menabrak aturan.

Penulis: Igen Padur
Editor: Yohanes

Manggarai PMKRI Ruteng
Previous ArticleBayi Tiga Bulan di Ende Dibunuh, Pelaku Diamankan Polisi
Next Article Niang Digital, Solusi Inovatif Paket Deno-Madur Atasi Pengangguran

Related Posts

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026

Camat Reok Cup III Siap Bergulir Pertengahan Juli

2 Juli 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.