Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hujan Mulai Guyur TTS, Petani Malah Galau
Regional NTT

Hujan Mulai Guyur TTS, Petani Malah Galau

By Redaksi31 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) TTS, Yusuf N. Soru
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Hujan  mulai turun di sejumlah wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, sejak pekan lalu. Hujan yang turun dengan intensitas rendah dan sedang biasanya berlangsung 20 hingga 30 menit. 

Kendati demikian, pantauan VoxNtt.com, sudah tiga sampai empat hari terakhir, cuaca hanya tampak mendung tanpa turun hujan.  Kondisi demikian memicu kegalauan para petani. 

Beberapa petani menyebut lahan kebun belum disiapkan. Sementara beberapa yang lain mengaku sudah mempersiapkan kebun untuk menanam, namun khawatir dengan hujan yang tidak stabil. 

“Kami khawatir mau tanam sekarang namun hujan tidak stabil. Kalau bisa pemerintah bisa keluarkan informasi atau penyuluhan terkait kondisi ini, ” keluh Agnes Liu, salah seorang warga Kecamatan Batuputih kepada VoxNtt.com belum lama ini. 

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) TTS, Yusuf N. Soru yang dikonfirmasi, Jumat (30/10/2020), mengakui, adanya pengeluhan masyarakat terkait apakah sudah bisa menanam atau belum. 

Oleh karena itu, tambah Yusuf Soru, di tengah kegalauan petani ini, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian  TTS harus cepat respons. 

“Banyak petani yang khawatir. Apakah sudah bisa menanam atau belum. Dinas juga harus bisa menjelaskan kondisi hujan di setiap zona,” jelasnya. 

Ia meminta kepada dinas terkait agar bisa memberikan informasi kepada masyarakat petani di TTS. 

“Dinas Pertanian TTS harus cepat menyikapi situasi ini dengan memberikan informasi kepada para petani. Apakah sudah bisa tanam atau belum. Dengan demikian, nantinya tidak berakibat fatal pada gagal panen atau gagal tanam, ” ujarnya.

Penulis: L. Long
Editor: Ardy Abba

DPRD TTS TTS
Previous ArticleSrikandi Edi-Weng Berbagi Kasih dengan Anak-anak Panti Asuhan
Next Article Tanah yang Dibagi-bagi Bukan Milik Pemkot Kupang 

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.