Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Selain Rakitan Patung Kuda, Pemkab Ende Juga Merias Jembatan Wolowona
Regional NTT

Selain Rakitan Patung Kuda, Pemkab Ende Juga Merias Jembatan Wolowona

By Redaksi14 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah seorang teknisi tampak sedang merakit lampu di jembatan penghubung Wolowona dan Nanganesa (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Ende saat ini sedang merias jembatan penghubung Wolonona menuju Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona. Selain rakitan patung kuda di perempatan Apollo, jembatan itu juga dipasang pernak-pernak lampu hias. 

Lampu berwarna jenis led point itu dipasang pada setiap bagian diagonal jembatan. Ornamen lampu hias itu tampak cantik dan indah nantinya jika di malam hari.

“Sebenarnya rencana ini terjadi pada semester dua tahun 2020. Hanya saat itu teknisi dan semua bahan ini kesulitan dalam penyeberangan,” ujar Kadis PU Ende, Fransiskus Lewang saat meninjau pekerjaan itu, Rabu (13/01/2021) siang.

Baca Juga: Pemkab Ende Bangun Rakitan Patung Kuda Jantan, Begini Respons Netizen

Ia menyatakan pemasangan ornamen lampu hias di jembatan Wolowona seiring dengan pemasangan patung kuda. Pekerjaan percantik kota itu merupakan salah satu program pemerintah yaitu menata kota.

Frans Lewang menyatakan masyarakat setempat menyambut antusias setelah sebelumnya pemerintah berkoordinasi.

“Masyarakat di sini juga bergotong royong membersihkan jembatan. Karena banyak sampah mereka berinisiatif secara mandiri,” tutur Frans.

“Pemerintah sebenarnya menata kota ini supaya cantik, supaya indah. Jadi, harapan besar agar semua bisa menjaga bersama,” sambung Frans.

Ketua RT 01 Desa Nanganesa, Maha Yusuf mengaku akan membangun pos jaga di wilayah itu untuk mencegah perilaku masyarakat merusak lampu da membuang sampah sembarangan.

Yusuf sendiri mengaku kesal melihat banyak sampah di kawasan jembatan dan pelataran sungai.

“Ada popok bayi, ada bangkai hewan, sampah pelastik banyak sekali yang kami bersihkan. Ke depan kami akan tertibkan,” ujar Yusuf saat bincang-bincang dengan media.

Untuk mempercantik jembatan tersebut, Yusuf mengusulkan ke pemerintah untuk memberi cat pada jembatan itu.

“Kalau ada cat nanti bagus, siang malam jembatan ini cantik,” tutur Yusuf.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleKeteduhan Alam Persawahan Rato Komba Tawarkan Kesejukan Hati
Next Article Bupati Mabar Jadi Tersangka Jual Beli Tanah di Labuan Bajo

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.