Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Lagi, Dalam Sehari Dua Pasien Covid-19 di Manggarai Barat Meninggal Dunia
KESEHATAN

Lagi, Dalam Sehari Dua Pasien Covid-19 di Manggarai Barat Meninggal Dunia

By Redaksi27 Januari 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses pengubutan Almarhum H (45) yang meninggal beberapa waktu lalu. Dia dikuburkan sesuai protap Covid-19 di Manjerite, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Rabu (20/01/2021)(Foto: Sello Jome/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Angka kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Manggarai Barat (Mabar) terus meningkat.

Hingga kini sudah ada 9 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Lagi, kabupaten ujung barat pulau Flores itu mencatat angka kematian dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia dalam sehari.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Mabar Yohanes Johan mengatakan, dua pasien positif Covid-19 meninggal dalam sehari pada Selasa, 26 Januari 2021 kemarin.

Kedua pasien positif Covid-19 tersebut kata Johan, masing-masing meninggal di RSUD Komodo Labuan Bajo dan RS Siloam Labuan Bajo.

“Pasien berinisial PK (50) berjenis kelamin laki-laki, meninggal di RS Siloam Labuan Bajo dan pasien berinisial LG (64) berjenis kelamin perempuan meninggal di RSUD Komodo Labuan Bajo,” ungkap Johan saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Rabu (27/01/2021).

Johan menuturkan, pasien PK merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di BPBD Mabar yang meninggal pada pukul 11.25 Wita dan pasien LG merupakan warga Mabar yang meninggal pada pukul 11.30 Wita.

“Waktunya hampir bersamaan,” tegas Johan.

Ia menambahkan, kedua pasien tersebut telah dimakamkan di pekuburan milik Pemda di Manjerite, Kecamatan Boleng.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat Virus Corona
Previous ArticlePMI ke Arab Saudi Disiapkan Satu Kanal, PADMA Indonesia Dukung
Next Article Italia Gugat Dua Produsen Vaksin Covid-19

Related Posts

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.