Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Tertindih Reruntuhan Rumah, Kakek Simon Tewas
HUKUM DAN KEAMANAN

Tertindih Reruntuhan Rumah, Kakek Simon Tewas

By Redaksi4 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Simon Seu (81) warga Kampung Loel, RT 08, RW 04, Desa Fafinesu C, Kecamatan Insana Fafinesu, Kebupaten TTU ditemukan tewas di kediamannya, Rabu (03/03/2021).

Sosok yang sudah tua renta itu ditemukan meninggal dunia oleh anak kandung dan menantunya.

Almarhum diduga kuat meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumahnya sendiri.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Rabu (03/03/2021), sekitar pukul 08.00 Wita Bernadus Poni yang diketahui merupakan anak kandung korban mendatangi kediamannya.

Bernadus dan sang istri datang untuk melihat keadaan korban yang saat ini diketahui tinggal sendiri.

Saat tiba, terlihat pintu depan rumah korban dalam keadaan tertutup.
Sehingga keduanya berinisiatif untuk pergi mengelilingi rumah untuk memanggil korban.

Saat tiba di bagian samping rumah yang merupakan kamar tidur korban, terlihat tembok sudah roboh.

Mereka menoleh ke kamar dan melihat korban sudah tertindih reruntuhan tembok.

Melihat itu Bernadus dan sang istri pun langsung berteriak mencari bantuan.

Para tetangga kemudian langsung berdatangan dan memecahkan tembok yang menindih. Jasad korban pun berhasil dievakuasi.

Kapolsek Insana Utara Ipda Dominggus D.N.S.L Duran saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya kejadian nahas itu.

Ia mengaku pasca-mendapat informasi, dirinya dan beberapa anggota langsung turun ke lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Kematian korban murni karena musibah.

“keluarga semua sudah menerima musibah yang dialami oleh kakek tersebut,” tuturnya.

Ipda Dominggus menambahkan, berdasarkan hasil pantauan polisi, rumah korban yang roboh tersebut memang terlihat sudah tidak layak.

Beberapa bagian tembok rumah terlihat sudah hampir roboh.

Sehingga ia mengimbau agar masyarakat lainnya bila rumahnya sudah mulai rusak hendaknya direnovasi atau tidak ditinggali.

“Untuk warga masyarakat yang apabila kondisi rumahnya sudah tidak layak huni agar dapat direnovasi atau diperbaiki sehingga musibah seperti ini tidak terjadi lagi,” imbaunya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleUnika Ruteng Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru
Next Article Gelar Sidak di Pasar, Ini yang Ditemukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mabar

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.